HARIANSUMEDANG.COM – Kelurahan Situ Sumedang Utara akan membuka kembali Mata air Ciseupan di belakang Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dijadikan wisata air.
Mata air Ciseupan, sebagaimana dikutif laman Sumedangkab.go.id
Sumber airnya masih ada namun bangunannya tinggal puing-puing saja.
Ohir warga setempat menyebutkan dari cerita warga setempat mata air tersebut dahulu menjadi tempat kerbau minum setelah merumput.
Air tersebut terasa panas dan asin, yang akhirnya dipercaya memiliki khasiat untuk penyembuhan. Tidak hanya bagi hewan, tetapi juga bermanfaat bagi manusia.
Lurah Situ Endang Rohman menyebutkan, Mata Air Ciseupan mulai dibangkitkan sebagai destinasi untuk wisata kesehatan.
Kelurahan Situ akan mengembangkan aset-aset lokal di Kelurahan Situ dengan melibatkan pengusaha pribumi.
“Kami ingin mengutamakan kolaborasi dengan pengusaha lokal untuk membangun wisata air panas ini, yang berpotensi menjadi daya tarik wisata di pusat kota,” ujarnya.
Dikatakan Endang, Mata Air Ciseupan berada strategis di tengah kota akan menawarkan kenyamanan yang ingin menikmati suasana malam di pemandian air panas.
Sumedang berpeluang menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
“Kami menangkap peluang wisata, karena lokasinya berada di pusat kota. Kalau misalkan malam, apalagi tengah malam, rata-rata orang yang jauh biasanya agak malas bepergian jauh berendam di air panas,” tuturnya
Ia pun optimistis masyarakat akan memilih Ciseupan sebagai alternatif beristirahat di pemandian air panas.
“Mudah -mudahan kita bisa menangkap peluang-peluang itu orang bisa menikmati air panas di tengah kota di Ciseupan,” katanya. ( Tatang Tarmedi ) ***







