DISDIK – Mengawali hari pertama masuk sekolah di Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E.,menghimbau melaui surat edaran resminya.
Dalam SE tadi Disdik Kabupaten Sumedang menyapa insan pendidikan dalam balutan kegiatan “Pagi Ceria”. Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera sebagai bentuk implementasi arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Menanamkan Kedisiplinan Melalui Upacara Bendera , Dr. Eka menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kedisiplinan siswa sejak dini. Hal ini sejalan dengan visi kementerian dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter.
“Kita memulai semester baru ini dengan semangat ‘Pagi Ceria’. Pendidikan harus diawali dengan kebahagiaan agar proses belajar-mengajar menjadi bermakna. Namun, keceriaan itu harus dibarengi dengan kedisiplinan yang kokoh,” ujar Dr. Eka saat ditemui disela kesibukannya.
Zero Weschool: Bukan Sekadar Program 100 Hari
Salah satu poin utama yang ditegaskan Kadisdik adalah keberlanjutan program Zero Weschool (Zero Waste School). Dr. Eka menepis anggapan bahwa program ini hanya merupakan bagian dari program 100 hari kerja atau sekadar formalitas jabatan.
“Program Zero Weschool adalah pondasi dasar pendidikan karakter. Kami ingin anak-anak Sumedang memiliki kesadaran terhadap lingkungan sejak usia dini. Ini adalah komitmen jangka panjang, bukan sekadar program 100 hari kerja. Konsistensi adalah kunci dalam membentuk budaya bersih di sekolah,” tegasnya.
Pilar Pendidikan Karakter
Melalui Zero Weschool, siswa dibiasakan untuk: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah
mengelola sampah secara mandiri melalui pemilahan yang tepat, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan ruang publik.
Dengan dimulainya semester genap ini, Dinas Pendidikan Sumedang berharap seluruh satuan pendidikan dapat terus berinovasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum pembelajaran, sehingga tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beradab dan peduli lingkungan.( Teguh Safari ) ****
Baca Juga:
Perkuat Integritas, Kecamatan Tanjungsari Gelar Taklim bagi Aparatur Sipil
Bojan Hodak Mungkin Akan Bidik Four-Peat Persib Usai Sukses Hattrick Juara








