Titin Suryati Sukmadewi Beberkan Tentang Penerapan Deep Learning di SMA Negeri 2 Cimalaka

- Pewarta

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Titin Suryati Sukmadewi, Deep Learning menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif, reflektif, mandiri, dan adaptif.  ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang )

Menurut Titin Suryati Sukmadewi, Deep Learning menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif, reflektif, mandiri, dan adaptif. ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang )

PENDIDIKAN – Pembelajaran mendalam menekankan pemahaman konsep agar siswa dapat menerapkan ilmunya, bukan sekadar menghafal materi untuk mengejar target kurikulum.

Demikian inti pembahasan Titin Suryati Sukmadewi, Kepala SMA Negeri 2 Cimalaka terkait Deep Learning
melalui audio visualnya

Menurutnya, pendekatan ini menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif, reflektif, mandiri, dan adaptif. Tujuannya adalah meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Banyak guru masih terpaku pada penyelesaian target kurikulum, sehingga fokusnya adalah menghabiskan materi, bukan pada pemahaman mendalam siswa.

Tantangan lainnya, kata Titin, termasuk mindset guru yang belum siap dengan istilah baru, kurangnya rasa percaya diri, motivasi belajar siswa yang rendah, kurangnya digitalisasi, serta minimnya kolaborasi dan dukungan dari kepala sekolah.

Kepala sekolah telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan, workshop, supervisi, dan dukungan sarana prasarana. Namun, kegiatan ini seringkali tidak memiliki tindak lanjut yang jelas.

Kondisi di SMAN 2 Cimalaka: Meskipun rapor pendidikan sekolah menunjukkan hasil yang baik (berwarna hijau) di semua dimensi (literasi, numerasi, karakter, dll.), ada rekomendasi untuk meningkatkan dukungan refleksi guru.

Sebagai solusi, diperkenalkan pendekatan reflektif berbasis tim yang disebut “IKRAR” (Implementasi, Kinerja, Refleksi, Analisis, dan Revisi). Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mendalam secara berkelanjutan.

Dampak Positif pada Siswa: Penerapan pembelajaran mendalam terbukti memberikan dampak positif. Siswa merasa lebih diajak untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan memahami makna dari setiap pembelajaran.

Titin menekankan pentingnya refleksi dan perbaikan berkelanjutan melalui pendekatan “IKRAR” untuk memastikan keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam dan meningkatkan kualitas pendidikan secara nyata.*** Tang

Berita Terkait

Dari Sekolah Favorit hingga SMPN 1 Tanjungsari: Refleksi Akhir Masa Jabatan H. Edeng Sutarya
Wakil Ketua DPRD Sumedang Hadiri Pelantikan Kades Cintamulya dan Banyuresmi 
Sertijab Kapolres Sumedang: Bupati Dony Apresiasi Inovasi Sandityo Mahardika, Sambut AKBP Reza Ma’ruffi
Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang
Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”
37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:19 WIB

Dari Sekolah Favorit hingga SMPN 1 Tanjungsari: Refleksi Akhir Masa Jabatan H. Edeng Sutarya

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:03 WIB

Sertijab Kapolres Sumedang: Bupati Dony Apresiasi Inovasi Sandityo Mahardika, Sambut AKBP Reza Ma’ruffi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang

Senin, 27 Juli 2026 - 16:55 WIB

Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”

Berita Terbaru