SUMEDANG – Guna mewujudkan desa yang maju dan mandiri serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat desa menjadi hal yang mutlak.
Menjawab tantangan tersebut, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tomo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (08/12/2025) bertempat di Aula Kantor Desa Tolengas, Jalan Cisadane, Tolengas.
Bimtek ini diikuti oleh seluruh perangkat desa se-Kecamatan Tomo dengan menghadirkan narasumber dari empat instansi terkait, yakni Pemerintah Kecamatan Tomo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Inspektorat Daerah, serta Tenaga Pendamping Desa.
Materi yang disampaikan berfokus pada pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Desa, penerapan transaksi non-tunai, serta tata kelola dan pengawasan keuangan desa.
Fokus pada Profesionalisme dan Digitalisasi
Ketua BKAD Kecamatan Tomo, Riky Renaldi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencetak aparatur desa yang kompeten, profesional, transparan, dan akuntabel. Hal ini selaras dengan amanat Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014.
“Bimtek ini adalah upaya konkret kami untuk meningkatkan kompetensi SDM desa. Kami ingin perangkat desa tidak hanya paham hukum dan manajemen keuangan, tetapi juga mampu melakukan perencanaan pembangunan yang partisipatif,” ujar Riky kepada awak media.
Riky menekankan bahwa tuntutan pekerjaan perangkat desa saat ini sangat kompleks. Aparatur desa dituntut memadukan kecerdasan, kejujuran, dan kemampuan adaptasi teknologi digital.
Baca Juga:
Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
daydream Kumpulkan Dana Seri A Sebesar $15 Juta untuk Menciptakan Agen AI Terbaik di Dunia Bagi SEO
Menurutnya, perangkat desa harus memahami tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing dalam melayani warga.
Selain itu, mereka wajib mampu mengoperasikan perangkat digital untuk pelaporan dan pengajuan anggaran, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan ekonomi desa dapat meningkat,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh perangkat desa di Kecamatan Tomo dapat menjalankan roda pemerintahan dengan lebih efektif, taat aturan, dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. ( Abdul Haris ) ***







