Pemkab Sumedang Gelar Rapat Koordinasi Antisipatif Menghadapi Fenomena El Niño

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Sumedang mengambil langkah antisipatif menghadapi fenomena El Niño yang diprediksi berdampak pada sektor pertanian daerah.

Rapat koordinasi (Rakor) digelar di Aula Tampomas Setda pada Selasa (1/4/2026) untuk membahas strategi mitigasi dampak perubahan iklim ini.

Fenomena El Niño menyebabkan perubahan pola curah hujan di Indonesia, memicu musim kemarau lebih panjang dan potensi kekeringan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau pada April hingga Mei 2026.

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, dengan dampak El Niño di Sumedang mulai terasa pada Mei dan puncaknya sekitar Agustus.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menekankan pentingnya strategi manajemen air sebagai langkah utama menghadapi potensi kekeringan.

“Mumpung ini masih musim hujan, harus banyak menyimpan air,” ujar Bupati Dony, menginstruksikan agar sisa musim hujan dimanfaatkan untuk menyimpan cadangan air.

Irigasi yang rusak harus segera diperbaiki, dan bendung difungsikan secara optimal untuk memastikan pasokan air ke lahan pertanian.

Bupati juga meminta percepatan pelaksanaan pembangunan irigasi yang telah dianggarkan dalam APBD.

Dony juga meminta camat di seluruh wilayah Sumedang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penguatan ketahanan pangan keluarga.

Program Teras Hejo diminta diaktifkan kembali untuk membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Melalui program ini, masyarakat diajak menanam sayur-sayuran di depan rumah. “Dengan menanam sayur-sayuran di depan rumah, tentu dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga,” tambah Bupati.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menekan dampak El Niño terhadap sektor pertanian dan menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat.

Pemda Sumedang berkomitmen untuk terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah strategis.

Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap masyarakat dapat bersinergi dalam menghadapi fenomena El Niño ini. Dengan kerja sama dan persiapan yang matang, dampak negatif El Niño dapat diminimalisir. ****

Berita Terkait

Zihan Syaira Harumkan Nama Ujungjaya Lewat Prestasi Renang O2SN 2026 Bersiap Unjuk Gigi di Sumedang
HUT Sumedang ke-448: BAZNAS Gandeng Ojol Sumedang, 300 Driver Terima Oli Gratis dari Bupati
Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Kepala SMP Negeri 1 Jatinangor Lepas Atlet Berprestasi Menuju POPWDA Jabar 2026
Sekcam Tanjungsari Agus Turaz Beri Pembinaan Wawasan Kebangsaan di SMP dan MA Muhammadiyah
Menguat Desakan Warga Agar Kades Ayat Ruhiyat Maju Kembali Pada Pilkades Margajaya 2026
Bupati Dony Resmikan Mini Soccer PPS: Olahraga sebagai Nadi Baru Pelayanan Publik Sumedang
Sumedang Rintis Revolusi Sampah: N30 Turbocyclon, Teknologi Air Karya Putra Daerah Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 00:02 WIB

Zihan Syaira Harumkan Nama Ujungjaya Lewat Prestasi Renang O2SN 2026 Bersiap Unjuk Gigi di Sumedang

Senin, 20 April 2026 - 15:18 WIB

HUT Sumedang ke-448: BAZNAS Gandeng Ojol Sumedang, 300 Driver Terima Oli Gratis dari Bupati

Sabtu, 18 April 2026 - 13:30 WIB

Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Kamis, 16 April 2026 - 14:19 WIB

Kepala SMP Negeri 1 Jatinangor Lepas Atlet Berprestasi Menuju POPWDA Jabar 2026

Kamis, 16 April 2026 - 06:47 WIB

Sekcam Tanjungsari Agus Turaz Beri Pembinaan Wawasan Kebangsaan di SMP dan MA Muhammadiyah

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB