dr. A. Gery Klinik Asyfaa Mariuk Kecamatan Tanjungsari Tentang Mengobati Penyakit Asam Urat

- Pewarta

Sabtu, 12 April 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klinik Assyfaa Mariuk di Kecamatan Tanjungsari tempat dr. A. Gerry berpraktik (Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi)

Klinik Assyfaa Mariuk di Kecamatan Tanjungsari tempat dr. A. Gerry berpraktik (Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM – Pasien penderita asam urat seringkali menjadi catatan kunjungan cukup banyak di beberapa klinik, termasuk di Klinik Asyfaa Mariuk Kecamatan Tanjungsari.

Menurut dr. A. Gery Rifai, dokter tetap di Klinik Asyfaa Mariuk, ada beberapa pasien asam urat, dari mulai yang kondisinya ringan, sedang ataupun dengan kondisi parah.

Kondisi ringan, ketika pasien masih. merasakan pegal-pegal di bagian otot dan sakit-sakit kecil di bagian sendi, terutama sendi di sekitar kaki.

Pasien dengan kondisi sedang, kata dokter muda ini, mereka telah masuk kategori gout, kondisi di mana ia telah merasakan sakit yang nenyiksa di bagian sendi, dan bengkak kemerah-merahan.

” Tapi, setelah sembuh, lama tidak terserang, dan bisa kambuh setelah banyak mengkonsumsi makanan mengandung purin, ” katanya.

Pasen dalam kondisi parah, frekuensi serangan hampir tiap minggu, bahkan tiap hari. Gout yang mereka derita, telah merusak bentuk sendi di tangan dan di kaki, bahkan telah tumbuh benjolan-benjolan.

Dikatakan dr. Gery, pada serangan pertama gout, kadang pasien tidak menyadari ia terserang gout, adakalanya ia pergi ke tukang urut, karena disangkanya terkilir.

dr.Gery mengungkapkan, bahwa mengobati gout yang parah, harus hati-hati mengkonsumsi obat anti nyeri agar tidak berdampak pada organ pencernaan.

Terutama, sebelum minum obat, harus makan terlebih dahulu. Serta, perlu minum obat tertentu untuk terapi jangka panjang.

” Jadi, pasien harus rutin pergi ke klinik, berkonsultasi di seputar perkembangan penyakit. Sebab, penyakit gout ini tidak bisa langsung sembuh, perlu penanganan yang bijak dan tertib, ” pungkasnya.

( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Ancaman Tambang Nikel & Moratorium Industri Ekstraktif, Gerakan Lintas Iman Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat
Mencegah Kompromi, Menegakkan Kembali Larangan Study Tour   di Sekolah
Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas
Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026
IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua
Peringatan Maulid Nabi 1448 H: Momentum Penguatan Karakter dan Akhlak Mulia Peserta Didik
SMPN 1 Wado Terapkan Teknologi Pembakaran Sampah dengan Uap Air
Gegara 1,5 Ton Ikan dan Uang Terbang: Kolam Al Kamil Sumedang Mendadak Penuh Sesak ‘Manusia Air’

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Ancaman Tambang Nikel & Moratorium Industri Ekstraktif, Gerakan Lintas Iman Desak DPR Sahkan RUU Masyarakat Adat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Mencegah Kompromi, Menegakkan Kembali Larangan Study Tour   di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Ketika Wali Kelas Menjelma ‘Jaksa’ di Ruang Kelas

Senin, 28 September 2026 - 14:15 WIB

Rekomendasi dan Tren Motor Listrik Murah di Indonesia 2026

Jumat, 4 September 2026 - 20:40 WIB

IRI Indonesia Ajak Gereja di Papua Barat Daya Jadikan Mimbar sebagai Suara Perlindungan Hutan Papua

Berita Terbaru