SUMEDANG – SMK Ardli Sela kini menunjukkan taringnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak tenaga teknis handal, tetapi juga insan yang berbudaya dan religius.
Salah satu gebrakan yang mencuri perhatian adalah hadirnya Daway (Dakwah Wayang) sebagai ikon baru sekolah.
Mereka tidak hanya mahir memegang kunci inggris atau perangkat komputer, tetapi juga terampil melestarikan seni tradisional sekaligus menyebarkan nilai-nilai keagamaan.
H. Aos Sanusi,S.Pd,.M.S selaku Ketua Yayasan Ardli Sela menegaskan bahwa visi besar SMK Ardli Sela ke depan adalah menciptakan keseimbangan antara hardskill dan softskill.
Menurutnya, dunia industri modern saat ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki karakter kuat dan kreativitas tinggi seperti vissi Teknik, Seni, dan Religi
” Melalui Daway, kami ingin membuktikan bahwa SMK Ardli Sela adalah wadah bagi siswa untuk memperkuat jati diri secara religi dan seni. Ini adalah fondasi karakter sebelum terjun ke dunia kerja,” ujarnya .
H. Aos Sanusi,S.Pd,.M.Si dikenal sebagai sosok pemimpin visioner yang telah berpengalaman menakhodai beberapa sekolah sebelumnya.
Rekam jejak keberhasilannya dalam memajukan institusi pendidikan menjadi modal utama untuk membawa SMK Ardli Sela menjadi SMK Unggulan.
Meskipun berstatus sebagai sekolah swasta, H Aos berkomitmen untuk:
meningkatkan Link and Match dengan Industri: Memastikan kurikulum sekolah selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Baca Juga:
Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
daydream Kumpulkan Dana Seri A Sebesar $15 Juta untuk Menciptakan Agen AI Terbaik di Dunia Bagi SEO
Siswa didorong untuk berkompetisi baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni di tingkat regional dan nasional. Hal itu didukung praktek teknik yang mumpuni dibarengi dengan ruang ekspresi seni yang layak.
Dengan perpaduan kurikulum teknik yang disiplin dan sentuhan humanis melalui seni Daway, SMK Ardli Sela optimis lulusannya akan memiliki nilai tawar yang lebih tinggi.
Para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga pribadi yang mampu beradaptasi, beretika, dan memiliki kreativitas di atas rata-rata.
H Aos tetap berpegang teguh bahwa pendidikan vokasi adalah jalur emas menuju masa depan yang cerah, berbudaya, dan tetap berpijak pada nilai-nilai ketuhanan.
Di bawah kepemimpinan kepala sekolah Bapak H.Ridwan,S. Pd serta Bapak Aos Sanusi,S.Pd,.M.Si selaku ketua Yayasan, SMK Ardli Sela benar-benar memasuki babak baru. (Teguh Safary)







