Kelurahan Sarijadi Bandung Kelola Sampah dengan 10 Metoda Inovatif Secara Mandiri Berkelanjutan

- Pewarta

Senin, 28 Oktober 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbagai metode inovatif telah diterapkan oleh warga Kota Bandung termasuk di wilayah RW 07 Sarijadi. ( Sumber : Bandung
Go.id )

Berbagai metode inovatif telah diterapkan oleh warga Kota Bandung termasuk di wilayah RW 07 Sarijadi. ( Sumber : Bandung Go.id )

HARIANSUMEDANG.COM – Sampah, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber daya yang berharga bagi masyarakat.

Berbagai metode inovatif telah diterapkan oleh warga Kota Bandung termasuk di wilayah RW 07 Sarijadi.

Sepuluh metoda telah diterapkan di Kelurahan Sarijadi, diantaranya Biodigister.

Alat ini mengubah sampah organik menjadi biogas (gas metana) yang bermanfaat sebagai energi untuk memasak.

Biopori, Lubang kecil di tanah yang berfungsi untuk menyerap air hujan dan mempercepat penguraian sampah organik yang dimasukkan ke dalamnya.

Takakura, metode kompos sederhana menggunakan keranjang yang diisi sampah dapur.

Sampah tersebut akan diuraikan menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi bagi tanaman.

Bata Terawang, teknik pengelolaan sampah organik dengan menempatkannya di ruang khusus sehingga proses pembusukan lebih cepat terjadi.

Loseda (Lodong Sesa Dapur),
Lubang yang digali di tanah untuk menempatkan sampah organik agar bisa terurai menjadi kompos secara alami.

Wasima (Wadah Sisa Makanan),
Wadah yang digunakan untuk mengumpulkan sisa makanan kemudian diolah menjadi kompos atau pakan ternak.

Komposter, alat atau wadah yang dirancang untuk mengolah sampah organik menjadi kompos dengan sistem tertutup.

Maggotisasi, proses penguraian sampah organik menggunakan larva lalat Black Soldier Fly (maggot), yang sangat efektif dan cepat .

Ekoenzim, cairan yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran. Ekoenzim bisa digunakan sebagai pembersih alami dan ramah lingkungan.

Open Windrow, ,metode kompos terbuka dengan cara sampah organik ditumpuk di udara terbuka dan dibiarkan terurai secara alami dengan bantuan mikroorganisme.

Semua metode ini memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam pengelolaan sampah secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan.

( Tatang Tarmedi ) ***

 

Berita Terkait

Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”
Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita
Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat
Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti
Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya
Kirab Budaya Hari Jadi ke -80 Provinsi Jawa Barat, Sumedang Curi Perhatian dengan Seni Khasnya
Antena Teleskop VGOS 85 Ton Terpasang di Bosscha Bandung Kerjasama ITB dan SHAO
Pertandingan Persib Bandung Kontra Persis Solo di Stadion GBLA Beberapa Menteri Akan Hadir

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:41 WIB

Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:28 WIB

Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita

Senin, 29 September 2025 - 13:17 WIB

Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat

Rabu, 17 September 2025 - 16:41 WIB

Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:38 WIB

Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya

Berita Terbaru