HARIANSUMEDANG.COM – Sampah, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber daya yang berharga bagi masyarakat.
Berbagai metode inovatif telah diterapkan oleh warga Kota Bandung termasuk di wilayah RW 07 Sarijadi.
Sepuluh metoda telah diterapkan di Kelurahan Sarijadi, diantaranya Biodigister.
Alat ini mengubah sampah organik menjadi biogas (gas metana) yang bermanfaat sebagai energi untuk memasak.
Biopori, Lubang kecil di tanah yang berfungsi untuk menyerap air hujan dan mempercepat penguraian sampah organik yang dimasukkan ke dalamnya.
Takakura, metode kompos sederhana menggunakan keranjang yang diisi sampah dapur.
Sampah tersebut akan diuraikan menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi bagi tanaman.
Bata Terawang, teknik pengelolaan sampah organik dengan menempatkannya di ruang khusus sehingga proses pembusukan lebih cepat terjadi.
Loseda (Lodong Sesa Dapur),
Lubang yang digali di tanah untuk menempatkan sampah organik agar bisa terurai menjadi kompos secara alami.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
Wasima (Wadah Sisa Makanan),
Wadah yang digunakan untuk mengumpulkan sisa makanan kemudian diolah menjadi kompos atau pakan ternak.
Komposter, alat atau wadah yang dirancang untuk mengolah sampah organik menjadi kompos dengan sistem tertutup.
Maggotisasi, proses penguraian sampah organik menggunakan larva lalat Black Soldier Fly (maggot), yang sangat efektif dan cepat .
Ekoenzim, cairan yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran. Ekoenzim bisa digunakan sebagai pembersih alami dan ramah lingkungan.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
Open Windrow, ,metode kompos terbuka dengan cara sampah organik ditumpuk di udara terbuka dan dibiarkan terurai secara alami dengan bantuan mikroorganisme.
Semua metode ini memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam pengelolaan sampah secara mandiri, efektif, dan berkelanjutan.
( Tatang Tarmedi ) ***








