Kirab Budaya Hari Jadi ke -80 Provinsi Jawa Barat, Sumedang Curi Perhatian dengan Seni Khasnya

- Pewarta

Rabu, 20 Agustus 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat banyak yang mengabadikan momen ketika Kuda Renggong menari mengikuti irama musik tradisional dan saat Naga Paksi melenggak-lenggok di depan panggung utama. ( Dok.Hariansumedang.com / Siti Kowati )

Masyarakat banyak yang mengabadikan momen ketika Kuda Renggong menari mengikuti irama musik tradisional dan saat Naga Paksi melenggak-lenggok di depan panggung utama. ( Dok.Hariansumedang.com / Siti Kowati )

BANDUNG – Kabupaten Sumedang mencuri perhatian dalam Kirab Budaya Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kota Bandung, Selasa (19/8/2025).

Kirab dari Sumedang menampilkan kesenian khasnya, mulai dari tari tradisional, Kuda Renggong, Kereta Naga Paksi, hingga berbagai atraksi budaya yang sarat makna sejarah.

Rombongan Sumedang tak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga nuansa kerajaan masa lalu.

Masyarakat banyak yang mengabadikan momen ketika Kuda Renggong menari mengikuti irama musik tradisional dan saat Naga Paksi melenggak-lenggok di depan panggung utama.

Tak sedikit penonton yang menyebut penampilan Sumedang sebagai salah satu yang paling ditunggu dan menghibur.

Kirab budaya itu sendiri merupakan puncak perayaan Hari Jadi ke-80 Jawa Barat yang digelar setelah Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Jawa Barat di Gedung Merdeka.

Rapat paripurna menjadi momen refleksi perjalanan sejarah Jawa Barat, sementara kirab budaya menjadi perayaan penuh warna yang menghadirkan nuansa kerajaan Sunda di tiap daerah.

Kirab menempuh perjalanan sekitar 4 Kilometer mulai dari Gedung Merdeka di Jalan Ir. Soekarno, melintasi Jalan Naripan, Jalan Braga, Jalan Suniaraja (Viaduct).

Jalan Wastukencana, Jalan L.L.R.E. Martadinata (Riau), Jalan Ir. H. Juanda (Dago), hingga berakhir di Gedung Sate Jalan Diponegoro Gedung Sate.

Bupati Sumedang menunggangi kuda di barisan depan, beriringan dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman serta para kepala daerah se-Jawa Barat.

“Kirab budaya ini bukan hanya tontonan, tetapi juga pesan sejarah. Sumedang ingin terus menghidupkan warisan leluhur agar generasi muda bangga pada budayanya sendiri,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir.

( Siti Kowati ) ****

Berita Terkait

Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”
Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita
Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat
Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti
Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya
Antena Teleskop VGOS 85 Ton Terpasang di Bosscha Bandung Kerjasama ITB dan SHAO
Pertandingan Persib Bandung Kontra Persis Solo di Stadion GBLA Beberapa Menteri Akan Hadir
Taman Dewi Sartika Tempat Santai di Pusat Kota Bandung Miliki Fasilitas Memanjakan Pengunjung

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 03:41 WIB

Walikota Farhan Melarang Terjun Bebas ke Sungai, ” Kita Sudah Bebas BABS, Bung!”

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:28 WIB

Emte Highland Resort Ciwidey Bandung Menjadi Saksi Kemeriahan Hari Jadi Ke-8 Media Nuansa Realita

Senin, 29 September 2025 - 13:17 WIB

Kepala SLB Binakarya Rancaekek Bersyukur Sekolahnya Dikunjungi Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat

Rabu, 17 September 2025 - 16:41 WIB

Wali Kota Bandung  Muhammad Farhan Berharap Media Massa  Memproduksi berita lebih berhati-hati dan teliti

Selasa, 26 Agustus 2025 - 21:38 WIB

Pemkot Bandung Terus Menertibkan Lintasan Kabel Udara Menjadi Contoh Kota Lainnya

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB