HARIANSUMEDANG.COM – Dalam mendukung Nawacita Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada pangan, Forkopimda Kabupaten Sumedang melaksanakan penanaman jagung serentak 1juta hektar.
Tidak saja komoditas jagung, ditanam pula padi gogo, dilaksanakan di kawasan LMDH Amanah Dusun Tegal Wangon Desa Palabuan Kecamatan Ujungjaya, Selasa. 21/01/2025.
Hadir dalam acara tersebut Dandim 0610/ Sumedang Letkol Kav Christian Gordon Rambu,M.Si (Han) beserta jajarannya, Danyonif R 301/Prabukiansantang Mayor Inf Ari Tuteko beserta jajarannya.
Terlihat pula, Dandenpom ,Kapolres SMD AKP Joko Dwi Harsono,S.I.K,M (Hum) beserta jajaran. Kepala KPH Sumedang Avid Rolick, Kepala cabang IX Perhutani (), Asper BKPH Ujungjaya Ujang Sasmita beserta jajaran .
Plt, Kabid Tanaman Pangan Distan Smd Iwan Santosa, Kepala UPTD Pertanian Ujungjaya Ria, Camat Ujungjaya Risyana,S.S.T.P , Kapolsek Ujungjaya Adang Sobari,S.H, Danramil Tomo, Kapten Inf Wawan RS.
Dan Pos Ramil Peltu Danang, Kepala Desa Palabuan Nana Supriatna, Kades Ujungjaya Cucun Alvian, Kades Keboncau Dodo Kuswanda, Kades Kudangwangi Maman supriatman.
Kades Sukamulya Dandan, Kades Cipelang Yusuf Syaripudin, Kades Palasari Yaya Satia, Sakur jaya Eje Charlim, Kades Cibuluh Dudung Sudrajat,S.Pd, Perangkat Desa Palabuan,BPD. Ketua LMDH Amanah Edi beserta anggota RT RW serta undangan lainnya,
Sekitar 2 hektar lahan kering akan di tanami jagung dan Padi Gogo, menyusul
7 hektar yang sudah ditanami jagung dan telah tumbuh dengan baik hampir seminggu setelah tanam
Dandim 0610 / Sumedang. mengungkapkan, kegiatan ini menjadi bagian upaya mendukung target Pemerintah menuju swasembada pangan nasional .
Baca Juga:
Bupati Dony Tegaskan Sumedang Siap Uji Coba Pilkades Digital Serentak di 92 Desa
Pilkades Digital Serentak di Sumedang: 92 Desa Siap Cetak Sejarah Baru
Dua Mantan Pejabat Desa Resmi Bertarung di Pilkades Nanjungwangi Surian
Serta memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri tanpa bergantung pada import serta meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Penanaman padi Gogo bertujuan untuk memanfaatkan lahan kering yang belum optimal, sehingga dapat meningkatkan produksi pangan di daerah tertentu dan mendukung kemandirian pangan lokal.
Dandim memperjelas, Padi Gogo merupakan jenis padi yang dapat ditanam di lahan kering dengan curah hujan terbatas.
” Dengan menanam padi Gogo di harapkan lahan non produktif bisa di manfaatkan secara maksimal, juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ekonomi petani, ” terang Dandim. ( Abdul Haris ) ***







