Majelis Mahabbatul Auliya Gelar Ngaruat Jagat Membumikan Sholawat di Alun-Alun Tanjungsari

- Pewarta

Jumat, 6 September 2024 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam jum’at tadi malam, 5 Agustus 2024, majelis yang dikhodimi Ust. Fuad Ginan Burhanudin ini menggelar Tabligh Akbar di Alun-Alun Tanjungsari ( Dok.Hariansumedang.com / Doddy NSH)

Malam jum’at tadi malam, 5 Agustus 2024, majelis yang dikhodimi Ust. Fuad Ginan Burhanudin ini menggelar Tabligh Akbar di Alun-Alun Tanjungsari ( Dok.Hariansumedang.com / Doddy NSH)

HARIANSUMEDANG.COM — Bulan Rabiul Awal menjadi momen istimewa bagi umat Islam di mana pun, alasannya tentu karena bulan ini merupakan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW.

Begitu pula bagi Majelis Mahabbatul Auliya Tanjungsari yang berada dalam naungan Yayasan Darussalam Madinaturrosul.

Malam jum’at tadi malam, 5 Agustus 2024, majelis yang dikhodimi Ust. Fuad Ginan Burhanudin ini menggelar Tabligh Akbar di Alun-Alun Tanjungsari.

Tabligh Akbar kali ini bertema Ngaruat Jagat Membumikan Sholawat, sebuah tema dasyat yang bisa berironi pada situasi kekinian di daerah.

Turut hadir mendengarkan tabligh akbar itu, Camat Deni Nurdani Supandi, SST, M.Si, Danramil  Kapten Inf Agus Hermawan dan Kapolsek Kompol Kusdinar Idris Rozaly SH, MM

Ditengah para jamaah tabligh akbar, hadir pula Ketua Apdesi Kecamatan Tanjungsari Ruhiat dan Kepala Desa Tanjungsari Erry Supriady.

Para pemerhati keislaman di Sumedang meyakini tema yang diusung Ust. Fuad ini, dari temanya saja sudah berkhotbah sangat panjang lebar.

Seperti diungkapkan Yayat, ahli spiritual keislaman dari Pamulihan, Ngaruat Jagat itu bermakna konotasi ada apa dengan jagat, ko harus diruat. Itu pertama.

Kedua, Ust Fuad ingin memberikan syiar bahwa keagungan sholawat itu bisa mengobati kondisi jagat yang sedang berada dalam perjuangan.

” Apalagi, Ustad memberikan penekanan, bahwa sholawat itu tidak hanya dikumandangkan, namun seolah-olah harus ditancapkan ke bumi, membumikan sholawat, ” ujarnya.

Yayat, meskipun tidak menghadiri acaranya, namun dari membaca temanya saja ia telah mendengar tablighan akbar itu, ” Selamat buat Mahabbatul Auliya,” katanya. (Dody NSH) ***

 

Berita Terkait

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”
37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Berita Terbaru