HARIANSUMEDANG.COM — Kontribusi keikutsertaan warga Cimarias Kecamatan Pamulihan untuk membangun desanya terbilang cukup tinggi.
Nilai-nilai gotong royong masih berakar kokoh dan tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat.
Potensi kearifan lokal ini, dijadikan tenaga besar bagi Pemdes Cimarias untuk menggenjot pembangunan di berbagai sektor.
Kepala Desa Cimarias, Mamat Rohmat,
merasa bangga masyarakatnya peduli terhadap pembangunan.
” Tadinya mau membangun 100 meter, akhirnya jadi 150 meter, karena ada kontribusi dari masyarakat. ” imbuh kades.
Sebagai desa terpencil dengan medan jalan terkategori berat untuk ditempuh, Kades Mamat Rohmat berupaya untuk membangun Desa Cimarias dengan modal dasar gotong royong.
Perlahan tapi pasti, di periode kepemimpinannya, pembangunan cukup merata tersebar di 3 Kadus meliputi 6 RW dan 33 RT.
Kecuali, kata Kades Mamat, infrastruktur dengan status jalan kabupaten, pihak Pemdes Cimarias tidak bisa banyak bergerak, karena beda kewenangannya.
” Maap, bukan sombong, jalan-jalan yang bisa digarap oleh desa, bagus semuanya. Bila pun ada jalan masih amburadul, karena bukan kewenangan desa untuk memperbaikinya. ” ungkapnya.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
Di sisa-sisa masa jabatannya, Kades Mamat ingin wujudkan beberapa impiannya lagi, salah satunya bisa memiliki mobil siaga desa.
Kendaraan itu, katanya, akan bermanpaat untuk mobilisasi perangkat desa dan kepentingan warga juga.
” Selain itu, ingin bangun masjid. Minimal itu bisa menjadi nilai ibadah seandai telah berhenti jadi kades, ” imbuhnya lagi dengan nada yakin.
Mamat Rohmat mengaku awalnya tidak terpikirkan untuk menjadi kepala desa. Lulus sekolah, ia malah tertarik bekerja di pabrik tekstil.
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
Jadi buruh pabrik, berjalan hingga 15 tahunan. Sekitar tahun 1990-an, pilih kerja di salah satu hotel di Kota Bandung. Berjalan selama 13 tahunan.
Pulang kampung tahun 2003 menggeluti wirausaha. Atas desakan masyarakat, Mamat naik ke panggung Pilkades, ternyata akhirnya terpilih.
Pada 19 Juli 2012 dilantik untuk periode pertama jadi Kades Cimarias. Karena dianggap berhasil membangun desa, ia terpilih kembali menjadi Kades Cimarias.
( Tatang Tarmedi )








