Perkebunan Cinangerang Dijadikan Sarang Babi Hutan Kades Ade Sukarya Datangi Kementerian Agraria

- Pewarta

Rabu, 4 September 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkebunan Cinangerang kini dalam perjuangan Pemdes Cinangerang untuk menjadi tanah garapan warga ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

Perkebunan Cinangerang kini dalam perjuangan Pemdes Cinangerang untuk menjadi tanah garapan warga ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM — Pihak Pemdes Cinangerang Kecamatan Pamulihan mendatangi Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang terkait  permohonan mengolah lahan negara yang selama ini dikelola PT. Subur Setiadi.

Hanya sayang, kata Kades Cinangerang Ade Sukarya, Rabu ( 04 -08-2024 ),  pihaknya tidak bertemu dengan bidang yang terkait dengan penanganan hal tadi, sehingga pihaknya akan kembali ke Jakarta pekan depan.

Dikatakan Kades Ade Sukarya, sesuai aspirasi warga, ia ingin memperjuangkan agar masyarakatnya bisa turut mengolah lahan tanah negara itu daripada terbiarkan begitu saja.

” Lagi pula, dengan terbiarkan tak terurus begitu, areal sekitarnya sering dijadikan sarang babi hutan, sehingga para petani mengeluh karena tanamannya sering  diranjah  babi hutan, ” ungkap Kades.

Menurut Kades Ade, permohonan dari Pemdes Cinangerang minimal 20 persen dari total areal perkebunan bisa menjadi garapan  sebagai kompensasi pihak negara terhadap warga.

Total luas areal perkebunan menurut Kades Ade pada kisaran 450 hektar, sedangkan yang termasuk wilayah Desa Cinangerang sekitar 70 hektar.

Perkebunan Cinangerang selama ini dikontrak PT Subur Setiadi. Disinyalir habis kontraknya hingga Desember 2023. Belum jelas, apa terus dikontrakan atau diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Sertijab Kapolres Sumedang: Bupati Dony Apresiasi Inovasi Sandityo Mahardika, Sambut AKBP Reza Ma’ruffi
Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang
Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”
37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang

Senin, 27 Juli 2026 - 16:55 WIB

Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Berita Terbaru

Langkah hidup Jahid di Desa Ciptasari bermula dari ikatan kasih bersama sang istri, Ai Ratna. Berawal dari menancapkan niat tulus mengokohkan sendi-sendi keagamaan di tanah kelahiran istrinya

Lifestyle

Meniti Ridho di Antara Berkas Desa dan Gema Masjid Nurul Huda

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:07 WIB