BANDUNG – Persib akhirnya resmi mengangkat trofi jawara Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu 24 Mei 2025.
Dari empat kali meraih trofi jawara di kasta tertinggi sepakbola nasional, baru kali ini Persib mengangkat trofi di kota Bandung.
Selama perdebutannya di Liga 1 Tahun. 2024/2025, Persib mengoleksi 69 poin, hasil 19 kali menang, 12 imbang dan 3 kali kekalahan.
Bojan Hodak pelatih pertama mampu mengantarkan PERSIB back to back jawara di kompetisi liga tertinggi.
Bojan Hodak menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerja samanya hingga berhasil mengantarkan Persib juara.
Dalam post match press conferenxe. Hodak sampaikan terima kasih kepada pemain, fans dan para asisten, dan untuk keluarganya.
” Karena ini (gelar juara dan penghargaan pelatih terbaik) tidak akan bisa didapat tanpa mereka,” kata Hodak merendah.
Kata Hodak, kita boleh merayakan kemenangan hari ini, tapi jangan lengah dengan hari esok, ” Besok kita harus memikirkan kompetisi musim depan, , ” katanya.
Bojan Hodak menyayangkan aksi Bobotoh yang meledakkan petasan dan menyalakan flare di Gelora Bandung Lautan Api.
Di tengah jalannya pertandingan, petasan meletus di beberapa lokasi hingga pertandingan sempat dihentikan dua kali oleh wasit.
Hodak mengaku tak senang dengan adanya kejadian tersebut. Sebab, menurutnya hal itu membuat konsentrasi para pemain menurun.
“Bagi para pemain, sebenarnya, atmosfer pertandingan sangat fantastis. Tapi saya tidak mengerti, beberapa orang tidak berpikir secara bijak, ” katanya.
Dengan adanya kejadian tadi, imbuh Hodak, Persib akan mendapat sanksi dan biasanya, klub lah yang akan membayar denda tersebut. ( Tang ) ***








