Petugas Kebersihan Cadaspangeran Selalu Kalah Gerak Cepat Dengan Guguran Daun-Daun

- Pewarta

Jumat, 23 Agustus 2024 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan tanpa mengecilkan jasa petugas kebersihan di sana, mereka seolah masih kalah gerak dengan guguran daun-daun yang menghujan ke badan jalan ( Foto : antarafoto.com / TT )

Dengan tanpa mengecilkan jasa petugas kebersihan di sana, mereka seolah masih kalah gerak dengan guguran daun-daun yang menghujan ke badan jalan ( Foto : antarafoto.com / TT )

HARIANSUMEDANG.COM – Jalan Cadaspangeran telah lama dipromosikan sebagai tempat wisata alam dan sejarah. Namun, beragam upaya dilakukan, masih saja kawasan itu belum tumbuh menjadi industri pariwisata.

Beragam upaya terus digenjot dari mulai pembuatan patung Pangeran Kusumahdinata berjabatan tangan dengan Gubernur Jenderal Daenles yang merupakan inti dari sejarah Cadaspangeran.

Terakhir, membuat jalan setapak menyusuri tebing, mungkin dengan maksud untuk memancing minat orang untuk jalan-jalan sekalian bercengkrama dengan keindahan lembah.

Upaya-upaya tersebut, masih belum membuahkan hasil, patung dibuat, hanya mengingatkan pelewat jalan bahwa di sana pernah terjadi adegan herois dari seorang pemimpin Sumedang tempo dulu.

Mereka tidak tertarik untuk berhenti dan singgah sebentar menikmati keindahan alam Cadaspangeran. Begitu pun saat dibuat jalan menyusuri tebing.

Orang tidak tertarik untuk menggunakan jalan itu menikmati keindahan lembah Cadaspangeran dengan habitat alamnya yang masih asli.

Persoalannya, kenapa Cadaspangeran yang menurut salah seorang pelaku pariwisata Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan, nyatanya masih ibarat raksasa yang tertidur pulas ?

Setidaknya ada dua potensi besar yang bisa mendukung Cadaspangeran menjadi tempat kunjungan wisata, potensi sejarah dan potensi alam.

Namun, sayang dua potensi itu tidak berbarengan dengan pengelolaan secara khusus, dalam arti belum memiliki penggerak / penanggung jawab terhadap maju mundurnya kawasan wisata.

Belum adanya penggerak khusus, bisa dibuktikan dengan kawasan bahu jalan Cadaspangeran yang lebih seringnya kelihatan berserakan daun-daun kering.

Berdasarkan pengamatan penulis, jarang terlihat pinggir sepanjang jalan Cadaspangeran bersih dari daun-daun kering ( lening, Sunda ), apalagi di waktu pagi.

Parahnya, ketika petugas membabat perdu di tebing atas jalan, bekas-bekas babadan tersebut tidak dirapikan sehingga kurang sedap dipandang.

Padahal, akan terasa nyaman dan pikaberaheun seandai sepanjang jalan Cadaspangeran selamanya bersih atau lening, baik di bahu-bahu jalannya atau rapih di tebing-tebing jalannya.

Setiap keindahan tentu bakal memancing kecintaan, begitu pun ketika Cadaspangeran terlihat indah dan asri, niscaya bisa menjadi daya tarik bagi siapa pun untuk singgah dan merasakan kenyamanannya.

Dengan tanpa mengecilkan jasa petugas kebersihan di sana, mereka seolah masih kalah gerak dengan guguran daun-daun yang menghujan ke badan jalan. ( Catatan Tatang Tarmedi ) ***

 

 

Berita Terkait

Bupati Dony Tegaskan Sumedang Siap Uji Coba Pilkades Digital Serentak di 92 Desa
Pilkades Digital Serentak di Sumedang: 92 Desa Siap Cetak Sejarah Baru
Dua Mantan Pejabat Desa Resmi Bertarung di Pilkades Nanjungwangi Surian
SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA
Maman Supriatman , Calkades Kudangwangi Nomor Urut 2 Soroti Arah Pembangunan Desa di Tengah Tantangan Anggaran
Pilkades Kudangwangi: Nomor Urut 1 Ade Ahmad Sarifudin Fokus Perkuat Sektor Pertanian dan Irigasi
Siswa SMPN 4 Jatinangor Bawa Kunci Toilet Setiap Kelas, Cara Unik Kepsek Tanamkan Karakter dan Kebersihan
Izin Kawasan Hutan Disetujui, Pemkab Sumedang Targetkan Pembangunan Jalan Haur Papak–Surian Dimulai 2027

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Bupati Dony Tegaskan Sumedang Siap Uji Coba Pilkades Digital Serentak di 92 Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Pilkades Digital Serentak di Sumedang: 92 Desa Siap Cetak Sejarah Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dua Mantan Pejabat Desa Resmi Bertarung di Pilkades Nanjungwangi Surian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:53 WIB

SEKRETARIAT DPRD SUMEDANG PERPANJANG KONTRAK PPPK PARUH WAKTU, TEKANKAN DISIPLIN DAN KINERJA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Maman Supriatman , Calkades Kudangwangi Nomor Urut 2 Soroti Arah Pembangunan Desa di Tengah Tantangan Anggaran

Berita Terbaru