PKKS di SMP Negeri 2 Conggeang dibumbui Tampilan Seni Tradisional Kreasi Siswa

- Pewarta

Sabtu, 14 Desember 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dipandu Novi Enur Hasanah.S.Pd beserta Drs. Suleman yang akrab disapa Abah Juragan sebagai Master of Ceremony (MC), acara berlangsung hidup dan tertib. ( Dok. Hariansumedang.com / Teguh Safari )

Dipandu Novi Enur Hasanah.S.Pd beserta Drs. Suleman yang akrab disapa Abah Juragan sebagai Master of Ceremony (MC), acara berlangsung hidup dan tertib. ( Dok. Hariansumedang.com / Teguh Safari )

HARIANSUMEDANG.COM – Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) tahun 2024 di SMP Negeri 2 Conggeang berlangsung pukul 07.00 WIB dan diakhiri pada pukul 12.00 WIB.

Acara dibuat dalam dua sesi, sesi Penyambutan dan acara pokok laporan kinerja Kepala Sekolah selama periode 2024.

Dipandu Novi Enur Hasanah.S.Pd beserta Drs. Suleman yang akrab disapa Abah Juragan sebagai Master of Ceremony (MC), acara berlangsung hidup dan tertib.

Pada sesi Penyambutan, diawali dengan penyambutan team penilai (Assesor) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, oleh keluarga besar SMPN 2 Conggeang

Selanjutnya tampilan kreatifitas siswa dimulai dengan Upacara Adat Sunda, penampilan Drum Band Gemaco (Gentra Suara Makalangan Conggeang).

Selain itu, Salah satu kesenian yang sudah jarang kita lihat disekolah lainnya adalah Seni Calung, salah satu kesenian Buhun yang sudah mulai pudar saat ini.

Tari Jaipong ciri Khas dari Jawa Barat khususnya yang dibawakan oleh siswa binaan bapak Kosyana ini, tak kalah membuat tim assesor kagum.

Tarian kreasi siswa “Jaleuleu” dimana ini merupakan kolaborasi tarian untuk memelihara budaya permainan zaman dahulu yang mulai punah seiring menjamurnya guget.

Tampilan Joged komando dan koloni tongkat tak kalah membuat penikmat memberi gemuruh tepuk tangan yang meriah.

Selain tampilan diatas masih banyak tampilan kreatifitas siswa yang membuat kagum para assesor, apalagi SMPN 2 Conggeang sering berprestasi dalam bidang Pramuka dan Olah Raga,

Dalam sambutan pertamanya, Pengawas sekaligus Assesor SMP, Nina Nurbaeti dan Dadang menyampaikan bahwa tujuan PKKS untuk mengevaluasi keaktifan satuan pendidikan, khususnya para guru, tenaga pendidik, dan kepala sekolah.

” Hasil dari evaluasi ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam penilaian kinerja pegawai, ” katanya.

Penyampaian laporan kinerja yang di sampaikan Kosyana.S.Pd didepan Team assesor, tentunya bukan sekedar laporan dalam kertas,

” Ieu mah sanes ukur kertas ibu bapak, nya Alhamdulillah Buktosna ditampikeun, da Tangtos pami sadayana ditampikeun mah moal cekap waktosna ” ungkap Kasek Kosyana dalam paparannya

Kasek pun menyampaikan tujuan akhir dari pendidikan di SMPN 2 Conggeang “Siap Meraih Prestasi, Siap Menuju Pendidikan lebih tinggi dan Siap Menjadi Pengusaha”.

PKKS mengambil tema Sesuai jargon Sekolah yaitu “SPENDUCO APIK” (Agamis, Prestasi, Inovatif dan Kreatif).

Dalam komentarnya, Pengawas
menyampaikan laporan kinerja yang di sampaikan Kosyana.S.Pd selain didukung prakteknya tentunya bukti pendukung secara administrasi dinilai Luar Biasa, ungkap Nina Nurbaeti.S.Pd.M.M.Pd.

Acara berjalan lancar dan diakhiri dengan ramah tamah. Kasek Kosyana mengungkapkan berkat kerja keras kolaborasi antara guru, siswa beserta kepala sekolah sehingga hasilnya bisa seperti ini.

Kasek menyadari tentunya masih ada kekurangan, namun beliau meyakini kekurangan tersebut merupakan hal yang tidak dapat dihindari untuk jauh lebih baik lagi kedepannya.

Di akhir acara, Kasek mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar. .( Teguh Safari )
***

Berita Terkait

Sertijab Kapolres Sumedang: Bupati Dony Apresiasi Inovasi Sandityo Mahardika, Sambut AKBP Reza Ma’ruffi
Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang
Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter
Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”
37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pembekalan Materi Self Leadership bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Sumedang

Senin, 27 Juli 2026 - 16:55 WIB

Bupati Dony Lantik Pengurus Forum OSIS Sumedang 2026–2027, Dorong Lahirnya Pemimpin Muda Berkarakter

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pulang Kampung Usai Pensiun, Emod S.Pd. Siap Bawa Desa Mekarmukti Jadi “MANJUR”

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Berita Terbaru

Langkah hidup Jahid di Desa Ciptasari bermula dari ikatan kasih bersama sang istri, Ai Ratna. Berawal dari menancapkan niat tulus mengokohkan sendi-sendi keagamaan di tanah kelahiran istrinya

Lifestyle

Meniti Ridho di Antara Berkas Desa dan Gema Masjid Nurul Huda

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:07 WIB