HARIANSUMEDANG.COM – Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) tahun 2024 di SMP Negeri 2 Conggeang berlangsung pukul 07.00 WIB dan diakhiri pada pukul 12.00 WIB.
Acara dibuat dalam dua sesi, sesi Penyambutan dan acara pokok laporan kinerja Kepala Sekolah selama periode 2024.
Dipandu Novi Enur Hasanah.S.Pd beserta Drs. Suleman yang akrab disapa Abah Juragan sebagai Master of Ceremony (MC), acara berlangsung hidup dan tertib.
Pada sesi Penyambutan, diawali dengan penyambutan team penilai (Assesor) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, oleh keluarga besar SMPN 2 Conggeang
Selanjutnya tampilan kreatifitas siswa dimulai dengan Upacara Adat Sunda, penampilan Drum Band Gemaco (Gentra Suara Makalangan Conggeang).
Selain itu, Salah satu kesenian yang sudah jarang kita lihat disekolah lainnya adalah Seni Calung, salah satu kesenian Buhun yang sudah mulai pudar saat ini.
Tari Jaipong ciri Khas dari Jawa Barat khususnya yang dibawakan oleh siswa binaan bapak Kosyana ini, tak kalah membuat tim assesor kagum.
Tarian kreasi siswa “Jaleuleu” dimana ini merupakan kolaborasi tarian untuk memelihara budaya permainan zaman dahulu yang mulai punah seiring menjamurnya guget.
Tampilan Joged komando dan koloni tongkat tak kalah membuat penikmat memberi gemuruh tepuk tangan yang meriah.
Baca Juga:
Shanghai Electric Tampilkan Integrasi Energi dan Industri Berbasiskan AI di Hannover Messe 2026
Selain tampilan diatas masih banyak tampilan kreatifitas siswa yang membuat kagum para assesor, apalagi SMPN 2 Conggeang sering berprestasi dalam bidang Pramuka dan Olah Raga,
Dalam sambutan pertamanya, Pengawas sekaligus Assesor SMP, Nina Nurbaeti dan Dadang menyampaikan bahwa tujuan PKKS untuk mengevaluasi keaktifan satuan pendidikan, khususnya para guru, tenaga pendidik, dan kepala sekolah.
” Hasil dari evaluasi ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam penilaian kinerja pegawai, ” katanya.
Penyampaian laporan kinerja yang di sampaikan Kosyana.S.Pd didepan Team assesor, tentunya bukan sekedar laporan dalam kertas,
Baca Juga:
Lebih dari 5.000 Merek Bahas Tren Global di Ajang Shenzhen Gift Fair 2026 yang Digelar RX Huabo
” Ieu mah sanes ukur kertas ibu bapak, nya Alhamdulillah Buktosna ditampikeun, da Tangtos pami sadayana ditampikeun mah moal cekap waktosna ” ungkap Kasek Kosyana dalam paparannya
Kasek pun menyampaikan tujuan akhir dari pendidikan di SMPN 2 Conggeang “Siap Meraih Prestasi, Siap Menuju Pendidikan lebih tinggi dan Siap Menjadi Pengusaha”.
PKKS mengambil tema Sesuai jargon Sekolah yaitu “SPENDUCO APIK” (Agamis, Prestasi, Inovatif dan Kreatif).
Dalam komentarnya, Pengawas
menyampaikan laporan kinerja yang di sampaikan Kosyana.S.Pd selain didukung prakteknya tentunya bukti pendukung secara administrasi dinilai Luar Biasa, ungkap Nina Nurbaeti.S.Pd.M.M.Pd.
Acara berjalan lancar dan diakhiri dengan ramah tamah. Kasek Kosyana mengungkapkan berkat kerja keras kolaborasi antara guru, siswa beserta kepala sekolah sehingga hasilnya bisa seperti ini.
Kasek menyadari tentunya masih ada kekurangan, namun beliau meyakini kekurangan tersebut merupakan hal yang tidak dapat dihindari untuk jauh lebih baik lagi kedepannya.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik
Di akhir acara, Kasek mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar. .( Teguh Safari )
***











