Poktan Sri Mekar Jaya Desa Keboncau Kecamatan Ujungjaya Dapat Bantuan Duakali Dalam Setahun

- Pewarta

Kamis, 23 Januari 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poktan ini mendapatkan bantuan dua kali dalam setahun, konon karena dinilai berhasi oleh pemerintah khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dok.Hariansumedang.com / Abdul Haris Nasution)

Poktan ini mendapatkan bantuan dua kali dalam setahun, konon karena dinilai berhasi oleh pemerintah khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dok.Hariansumedang.com / Abdul Haris Nasution)

HARIANSUMEDANG.COM – Kelompok Tani Sri Mekar Jaya Desa Keboncau Kecamatan Ujungjaya mendapatkan bantuan dua kali dalam satu tahun, Pipanisasi dan Rumah Pompa.

Poktan ini mendapatkan bantuan dua kali dalam setahun, konon karena dinilai berhasi oleh pemerintah khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Diungkapkan Cawin, Ketua Poktan Sri Mekar Jaya, sebelumnya ia mengajukan permohonan bantuan pompanisasi ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang.

Permohonan tadi sebagai langkah solusi untuk menangani krisis air di hamparan Kelompok Tani Sri Mekar Jaya dengan luas keseluruhan 25 hektar.

” Sementara ada sumber air yang bisa digunakan serta debitnya cukup yaitu Sungai Cimanuk. Tapi sayangnya air itu bisa ditarik dengan sistem pompanisasi, ” terang Cawin.

Berdasarkan potensi air Cimanuk, imbuh Cawin, ” Makanya kami memohon kepada dinas terkait minta bantuan pompanisasi serta pipanisasi yang cukup panjang,”

Prediksi Cawin dan anggota waktu itu, agar bisa mengalirkan ke tempat paling tinggi, diperlukan panjang pipa sekitar 1 km.

Tahun 2024 pemerintah mengagas program ketahanan pangan untuk menaikan IP ,dari IP I ke IP II dan seterusnya diantaranya menurunkan bantuan R Pom.

” Di bulan September kami mendapatkan bantuan tersebut untuk pipanisasinya terealisasi bantuan dari dinas waktu itu baru 280, ” tutur Cawin.

Dengan bantuan pertama itu, lanut Cawin, Kelompok Tani Sri Mekar bisa menyelamatkan sekitar 10 hektar lahan pertanian yang ada dari total 25 hektar.

” Dalam pembagian airnya, sistem estapet menggunakan mesin diesel hasil panennya Alhamdulillah bagus , ” tuturnya.

Selanjutnya di akhir tahun 2024, ceritanya lagi, Sri Mekar Jaya kembali mendapatkan bantuan, tapi bukan R Pom tapi berupa pipanisasi sepanjang 700 meter.

” Alhamdulillah bantuan tersebut sudah kami pergunakan dengan sebaik baiknya , terimakasih kepada pemerintah Pusat dan Daerah yang telah memberikan bantuan, ” ucapnya.

( Abdul Haris Nasution ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB