SPMA Tanjungsari Miliki 20 Bangunan Berpotensi Cagar Budaya Bekas Astra dan Gudang Ditelantarkan

- Pewarta

Selasa, 25 Maret 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu dokumen aktivitas siswa SPMA Tanjungsari dengan latar belakang bangunan tua yang kini masih ada ( Sumber : youtube )

Salah satu dokumen aktivitas siswa SPMA Tanjungsari dengan latar belakang bangunan tua yang kini masih ada ( Sumber : youtube )

HARIANSUMEDANG.COM – SPMA (Sekarang SMK-PPN) Tanjungsari sedikitnya memiliki 20 bangunan berpotensi sebagai Cagar Budaya sebagaimana diatur UU No. 11 Tahun 2010 Pasal 5,

Bangunan-bangunan berusia di atas setengah abad tadi, sebagian telah disulap menjadi bangunan berdesain masa kini, sebagian lagi nyaris dipertahankan keasliannya , tapi dua bangunan seperti ditelantarkan.

Bangunan bekas milik SPP-SPMA yang berubah bentuk sejak dipakai Unwim, diantaranya enam ruang kelas dan satu rumah dinas guru.

Termasuk di dalamnya, ruang kelas yang sekarang digunakan Rimbawan Unwim dan rumah dinas kepala sekolah yang. dari dulu bernama Carica Papaya, kini jadi bangunan praktik Agrobisnis Perkebuman Unwim.

Begitu pula, rumah dinas guru, pernah didiami Ir. Musli Rosmali salah seorang guru SPMA, masih bertahan pada model lama, namun lingkungan sekitarnya tidak mendapatkan perawatan, sehingga terkesan rumah tua yang terbengkalai.

Bangunan TK Kuncup Harapan yang boleh disebut ‘biangnya’ TK di Kabupaten Sumedang, menjadi bangunan yang tidak terawat, karena TK Kuncup Harapan pindah ke bekas ruangan aula SPMA dulu.

Dua bangunan bekas Asrama Putra, di pinggir Masjid Jami Al-Fallah, masih belum mengalami perubahan, hanya bangunan satunya lagi hancur berantakan, bagaikan puing-puing rumah di jalur Gaza.

Gedung pendopo di belakang Tugu Peringatan 40 Tahun Sekolah Pendidikan Pertanian yang diresmikan Wakil Presiden Muhamad Hatta tahun 1950-an, masih tampak keasliannya.

Begitupun gudang penyimpanan alat-alat praktik siswa, masih seperti sediakala dengan ciri khasnya tertutup rapat tersilang palang pintu besi.

Dibawah gudang, sekitar lima bangunan rumah dinas guru masih agak bertahan dengan keasliannya, termasuk bekas Asrama Putri.

Beberapa orang alumni SPMA Tanjungsari berharap gedung-gedung tua milik SPMA yang sekarang digunakan UNWIM tadi bisa menjadi wisata cagar budaya

” Minimal, pengunjungnya mungkin lulusan atau keluarga lulusan Sekolah pertanian dari sejak tahun 1940-an.  ” ungkap Engkos, alumni SPMA tahun 1980. ( Tang ) ***

Berita Terkait

Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding
Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD
TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang
Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sumedang Gelar Pilkades Digital 2026, Kecamatan dari Majalengka Gelar Studi Banding

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:12 WIB

TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Berita Terbaru