Tegangan Listrik Ke Rumah H. Ecek Karyana di Rancakalong Rata – Rata dibawah 220 volt

- Pewarta

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Ecek Karyana keluhkan pasokan listrik ke rumahnya kurang dari 220 volt ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

H. Ecek Karyana keluhkan pasokan listrik ke rumahnya kurang dari 220 volt ( Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM — Haji Ecek Karyana, pemilik Yayasan Barokah Bhakti Rancakalong Kabupaten Sumedang komplain kepada PLN karena pasokan listrik ke rumahnya tidak sesuai dengan perjanjian jual beli.

” Perjanjian jual beli listrik antara saya selaku konsumen dengan PLN tertera dalam kwitansi voltase 220. Namun, kenyataannya tegangan istrik yang masuk kurang dari voltase itu, ” kata H. Ecek, Selasa 9 Juni 2024.

Haji Ecek menduga kurangnya tegangan listrik yang masuk mengakibatkan beberapa barang elektronik, termasuk komputer dan alat pemanas tidak berpungsi dengan lancar bahkan bisa cepat rusak.

Menurut H. Ecek, PLN itu produsen menjual listrik kepada konsumen, sedangkan konsumen itu antara lain rakyat, ” Pada umumnya tidak pas, namanya jual beli harus pas dengan perjanjian, ” katanya.

Seperti pada kwitansi, ungkap H. Ecek, menjual kilometer dan voltase. Sedangkan voltase tertera pada kwitansi 220 volt, ” Sedangkan di saya pribadi, dibawah 220 volt, ” ungkapnya.

H. Ecek mengatakan tidak ada alasan apakah akibat kabel dan sebagainya, karena sebagaimana pada perjanjian kontrak jual beli, voltase itu 220 volt.

” Itu hanya di segelintir saya saja, mungkin saja, mungkin masih banyak masyarakat yang tidak mengerti, dibawah 190 volt. Mohon ada perbaikan, khususnya kepada perusahaan PLN,” ujarnya.

H.Ecek menegaskan bahwa ada perlindungan konsumen, berhak untuk mengajukan dan bisa dibawa ke ranah pengadilan. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Ratusan Warga Padati Gerakan Pangan Murah di Tolengas, Kecamatan Tomo Sumedang
Progres 60 Persen, Jalan Ujungjaya-Conggeang Ditargetkan Rampung 12 Juni
PLN (Persero) UP3 Sumedang Serahkan Bantuan Pompa Listrik dan Sembako Kepada Kelompok Tani
Putus Sekolah Demi Bantu Orang Tua, Siswa SMPN 1 Tanjungsari Dikunjungi Wabup Fajar Aldila Bersama Camat
Zihan Syaira Harumkan Nama Ujungjaya Lewat Prestasi Renang O2SN 2026 Bersiap Unjuk Gigi di Sumedang
HUT Sumedang ke-448: BAZNAS Gandeng Ojol Sumedang, 300 Driver Terima Oli Gratis dari Bupati
Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Kepala SMP Negeri 1 Jatinangor Lepas Atlet Berprestasi Menuju POPWDA Jabar 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 03:59 WIB

Ratusan Warga Padati Gerakan Pangan Murah di Tolengas, Kecamatan Tomo Sumedang

Rabu, 22 April 2026 - 18:04 WIB

Progres 60 Persen, Jalan Ujungjaya-Conggeang Ditargetkan Rampung 12 Juni

Rabu, 22 April 2026 - 04:11 WIB

PLN (Persero) UP3 Sumedang Serahkan Bantuan Pompa Listrik dan Sembako Kepada Kelompok Tani

Selasa, 21 April 2026 - 14:46 WIB

Putus Sekolah Demi Bantu Orang Tua, Siswa SMPN 1 Tanjungsari Dikunjungi Wabup Fajar Aldila Bersama Camat

Selasa, 21 April 2026 - 00:02 WIB

Zihan Syaira Harumkan Nama Ujungjaya Lewat Prestasi Renang O2SN 2026 Bersiap Unjuk Gigi di Sumedang

Berita Terbaru