Indahnya Tangga Literasi SMP Negeri 1 Pamulihan Berisi Selusin Kata – Kata Bijak

- Pewarta

Rabu, 16 Oktober 2024 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMP Negeri 1 Pamulihan, menggunakan anak tangga untuk memasang kata-kata bijak, sedikitnya ada selusin kata bijak, ( Dok mm Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

SMP Negeri 1 Pamulihan, menggunakan anak tangga untuk memasang kata-kata bijak, sedikitnya ada selusin kata bijak, ( Dok mm Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi )

HARIANSUMEDANG.COM – Banyak cara sekolah untuk memotivasi dan memompa anak – anak untuk semangat belajar. Salah satunya, dengan memajang kata-kata bijak.

SMP Negeri 1 Pamulihan, menggunakan anak tangga untuk memasang kata-kata bijak, sedikitnya ada selusin kata bijak, tertulis di setiap anak tangga.

Di anak tangga pertama, tertulis INGIN PINTAR BACA YANG BENAR, seolah mensuratkan keutamaan membaca untuk bisa mendulang kepintaran.

Di anak tangga ke dua, tertulis kata-kata bijak dalam Bahasa Sunda, MUN KEYENG TANGTU PARENG, bermakna bahwa keinginan kuat bisa membuahkan hasil positif.

Di anak tangga berikutnya, tertulis JADI JALMA ULAH PINTER KABALINGER, peribahasa Sunda ini bermakna bahwa kepintaran itu jangan diikuti dengan watak sok pintar.

MACA NINGKATKEUN PANGAWERUH, berarti dengan kebiasaan membaca bisa meningkatkan ilmu dan wawasan hidup.

Kalimat ajakan hiasi tangga berikutnya, URANG NGAMUMULE BASA SUNDA, seolah mengajak para siswa untuk tetap menghargai bahasa indung, yakni Bahasa Sunda.

Kalimat berikutnya menggunakan Bahasa Inggris, READING IS DISCOVERT TICKET TO EVERYWHERE, menyoroti peluang tak terbatas yang ditawarkan oleh membaca.

Di tangga – tangga teratas tertulis kalimat motivasi AKU MALU ANDAI TAK PUNYA ILMU, bermakna sindiran terhadap orang – orang yang tak berilmu.

SMP Negeri 1 Pamulihan termasuk salah satu sekolah yang ramah anak, jauh dari hingar – bingarnya jalan raya. Pihak sekolah mempertahankan sekolah dengan ruang terbuka hijau.

Diantara barisan beton- beton bangunan sekopah, terselip pepohonan sejenis Mangifera Indica, makin menyempurnakan kesejukan tempat pendidikan satu ini.

Konsep sekolah dengan pepohonan tumbuh didalamnya, kata Kasek Nedi Herdiana, telah dikonsep sejak kasek-kasek sebelumnya. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Fasilitas, MTsN 4 Sumedang Rampungkan Rehabilitasi Beberapa Ruang Kelas dan Sanitasi
SMPN 2 Tanjungsari Lepas 356 Siswa, Cetak 10 Lulusan Terbaik dan 3 Peraih TKA Terbaik Jabar
Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya
Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian
Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga
Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang
Proyek Hotmik Jalan Blok Gadog Karanglayung Mangkrak, Warga Pertanyakan Kinerja Kontraktor

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tingkatkan Kualitas Fasilitas, MTsN 4 Sumedang Rampungkan Rehabilitasi Beberapa Ruang Kelas dan Sanitasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:02 WIB

SMPN 2 Tanjungsari Lepas 356 Siswa, Cetak 10 Lulusan Terbaik dan 3 Peraih TKA Terbaik Jabar

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:04 WIB

Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:18 WIB

Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WIB

Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian

Berita Terbaru