Wujudkan Tempat Ekspresi Bakat Siswa, SMK Pelita Al-Ihsan Sukses Gelar Acara Perpisahan Angkatan ke-15

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UJUNGJAYA – SMK Pelita Al-Ihsan Ujungjaya sukses menggelar acara perpisahan untuk siswa kelas 12. Acara tahunan ini bukan sekadar seremonial melepas para siswa yang telah menyelesaikan masa studinya, melainkan juga dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat dan minat mereka.

Kepala SMK Pelita Al-Ihsan,  IyusRuswali, S. Sos. I menjelaskan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan proses pembelajaran selama tiga tahun. Lebih dari itu, acara ini menjadi panggung yang dinantikan, khususnya bagi siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler seni budaya.

“Mereka sudah latihan terus, tapi kalau tidak ada panggung kan sayang. Nah, ini adalah salah satu bentuk apresiasi kita agar bakat-bakat mereka bisa ditampilkan dan terus diasah,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela acara.

Bangun Kolaborasi dan Jalin Silaturahmi

Acara perpisahan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan silaturahmi antarlembaga. Pihak sekolah turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari yayasan, pemerintah setempat, komando rayon militer (Danramil), kepolisian sektor (Kapolsek), kepala desa, hingga sekolah-sekolah sekitar.

“Kita jadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi. Di tengah kesibukan masing-masing, alhamdulillah semua unsur bisa menyempatkan hadir. Ini adalah bentuk kerja sama yang baik untuk membangun jejaring yang kuat antarinstansi di wilayah Ujungjaya,” tambahnya.

Pada tahun ini, SMK Pelita Al-Ihsan meluluskan sebanyak 62 siswa yang berasal dari tiga program keahlian, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Akuntansi, dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Komitmen Yayasan: Pendidikan Berkualitas yang Terjangkau
SMK Pelita Al-Ihsan berada di bawah naungan yayasan yang didirikan oleh Ibu Titin Rostini, seorang putra daerah Ujungjaya yang sukses meniti karier di Jakarta sebagai konsultan keuangan dan pimpinan beberapa perusahaan. Bersama sang suami yang merupakan mantan manajer di Astra Indonesia, beliau mendirikan lembaga pendidikan ini sejak tahun 2009.

Kepala Sekolah menegaskan bahwa pendirian SMK Pelita Al-Ihsan murni didasari oleh kepedulian sosial terhadap masa depan generasi muda Ujungjaya, bukan untuk orientasi bisnis. Sekolah ini berkomitmen memberikan pendidikan yang layak dengan biaya seminimal mungkin.

Bahkan, sekolah menyediakan berbagai program beasiswa penuh (100%) bagi siswa yang berprestasi, baik di bidang akademik (seperti juara kelas di tingkat SMP) maupun non-akademik (seperti prestasi di bidang olahraga voli, futsal, dan seni budaya).

Alumni Terserap Kerja hingga ke Jepang

Menjelang usia yayasan yang hampir menginjak 20 tahun, SMK Pelita Al-Ihsan telah mencetak banyak alumni yang sukses terserap di dunia kerja, berwirausaha, bahkan hingga menembus pasar kerja internasional di Jepang. Keberadaan alumni ini juga membawa dampak positif bagi adik-adik kelas mereka.

“Hubungan komunikasi kami dengan alumni sangat baik melalui jejaring khusus dan Bursa Kerja Khusus (BKK). Ketika ada peluang kerja, kami langsung bagikan ke mereka. Bahkan untuk kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), beberapa alumni yang sudah memiliki usaha atau bengkel sendiri turut membantu memfasilitasi tempat PKL bagi siswa kami,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai rencana ekspansi, pihak sekolah mengonfirmasi bahwa SMK Pelita Al-Ihsan saat ini merupakan satu-satunya dan belum berencana membuka cabang SMK di tempat lain. Kendati demikian, pihak yayasan memiliki wacana jangka panjang untuk mengembangkan institusi ini ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Ada wacana ke depan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya seperti Politeknik atau Perguruan Tinggi. Rencananya, pembangunannya akan dipusatkan di kompleks yang sama di SMK Pelita Al-Ihsan ini,” pungkasnya. ( Abdul Haris ) ****

Berita Terkait

Dinkes Bandung Imbau Warga Waspada Hantavirus, Tak Perlu Panik
PT Halimah Bangun Rumah Sakit Tipe C di Sumedang Wilayah Timur, Prioritaskan Pemberdayaan Warga Lokal
Puskesmas Jatinangor Gencarkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Deteksi Dini Penyakit
SDN Cibeusi Jatinangor Bertransformasi Menuju Sekolah Ramah Lingkungan dan Unggulan Mutu
SDN Ciletik Desa Raharja Tanjungsari Rusak Parah, Belum Ada Tanggapan dari Pemerintah
Perkuat Integritas, Kecamatan Tanjungsari Gelar Taklim bagi Aparatur Sipil
Bupati Sumedang Lantik 120 Kepala Sekolah SD dan SMP, Tegaskan Peran sebagai Penggerak Perubahan
Peletakan Batu Pertama MAN Insan Cendekia Sumedang Dilaksanakan, Target Rampung 2026

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:42 WIB

Dinkes Bandung Imbau Warga Waspada Hantavirus, Tak Perlu Panik

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Wujudkan Tempat Ekspresi Bakat Siswa, SMK Pelita Al-Ihsan Sukses Gelar Acara Perpisahan Angkatan ke-15

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:21 WIB

PT Halimah Bangun Rumah Sakit Tipe C di Sumedang Wilayah Timur, Prioritaskan Pemberdayaan Warga Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:54 WIB

Puskesmas Jatinangor Gencarkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Deteksi Dini Penyakit

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:48 WIB

SDN Cibeusi Jatinangor Bertransformasi Menuju Sekolah Ramah Lingkungan dan Unggulan Mutu

Berita Terbaru

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, dr. Dadan Mulyana Kosasih, SpDLP., PhD., menjelaskan bahwa hantavirus bukan penyakit baru. ( Sumber :bandung.go.id )

Info Sumedang

Dinkes Bandung Imbau Warga Waspada Hantavirus, Tak Perlu Panik

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:42 WIB