Puskesmas Jatinangor Gencarkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Deteksi Dini Penyakit

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Jatinangor Dudung S menjelaskan bahwa layanan screening ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. ( Dok.hariansumedang.com / Tatang Tarmedi

Kepala Puskesmas Jatinangor Dudung S menjelaskan bahwa layanan screening ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. ( Dok.hariansumedang.com / Tatang Tarmedi

JATINANGOR – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program prioritas pemerintah (quick win), Puskesmas Jatinangor kini tengah menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program ini dirancang sejalan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berfokus pada upaya preventif atau pencegahan.

Kepala Puskesmas Jatinangor Dudung S menjelaskan bahwa layanan screening ini ditujukan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor.

Untuk memaksimalkan jangkauan, pihak puskesmas menurunkan tim aktif yang bergerak langsung ke lapangan setiap hari.

“Tujuannya adalah mendekatkan keterjangkauan pelayanan. Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk berkunjung langsung ke gedung puskesmas, mereka tetap bisa memanfaatkan layanan CKG ini dari tim lapangan di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Strategi Hadapi Tantangan Karakteristik Perkotaan

Mengingat Jatinangor berada di kawasan perkotaan yang padat dengan mobilitas penduduk tinggi serta banyaknya warga pendatang (seperti mahasiswa), puskesmas menerapkan strategi kemitraan lintas sektor.

Selain menyasar desa-desa, Puskesmas Jatinangor juga telah menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan seperti Universitas Padjadjaran (Unpad).

Tidak hanya itu, program kemitraan ini direncanakan akan diperluas ke jajaran kepolisian, termasuk rencana pemeriksaan CKG bagi anggota Brimob, serta berkolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat dalam kegiatan komunitas seperti senam bersama warga yang diadakan pada hari Minggu.

Kesadaran Screening Masih Rendah

Meski berada di kawasan pendidikan dan perkotaan, pihak puskesmas menyayangkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini.

“Banyak masyarakat yang merasa dirinya sehat sehingga menganggap tidak perlu melakukan cek kesehatan. Padahal, screening ini penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak awal.

Jika suatu penyakit ditemukan lebih dini, peluang keberhasilan pengobatan jauh lebih besar dan biaya yang dikeluarkan pun akan lebih minim,” tambah Kepala Puskesmas.

Kendala Keterbatasan SDM Laboratorium

Terkait fasilitas penunjang, Jatinangor saat ini memiliki dua unit ambulans yang memadai untuk kebutuhan rujukan maupun operasional puskesmas keliling.

Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini beralih pada keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) atau petugas laboratorium.

Saat ini, Puskesmas Jatinangor hanya memiliki dua orang tenaga ATLM (satu orang berstatus P3K dan satu orang kontrak BLUD).

Jumlah ini dinilai kurang ideal mengingat Puskesmas Jatinangor juga menjadi puskesmas rujukan bagi puskesmas-puskesmas di sekitarnya, sehingga volume pemeriksaan laboratorium di dalam gedung sangat padat.

Pihak manajemen puskesmas berharap setidaknya ada penambahan satu orang tenaga ATLM lagi. Dengan demikian, dua orang petugas dapat fokus melayani pemeriksaan di dalam gedung, sementara satu orang lainnya bisa diberdayakan untuk mendukung tim screening CKG di lapangan.

Meski dihadapkan pada kendala pemenuhan kebutuhan SDM tersebut, Puskesmas Jatinangor menegaskan akan tetap mengoptimalkan seluruh daya dan staf yang ada demi memberikan pelayanan preventif yang maksimal bagi masyarakat Jatinangor. ( Tatang Tarmedi ) ****

 

Berita Terkait

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun
Jaga Keseimbangan Kerja dan Moral, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Baksos VYNDA BAKTI UNTUK NEGERI, H Devy Rusdianto dan Hj dr Linda Raharjo Gelar Pengobatan Gratis di Desa linggajaya
Dekatkan Akses Warga, Pemkab Sumedang Gelar Gebyar Layanan Publik di Citimun

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun

Berita Terbaru