SUMEDANG — SMP Negeri 2 Rancakalong terus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kontekstual, asri, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Upaya ini dilakukan tidak hanya untuk menunjang kenyamanan proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai langkah nyata menuju sekolah peraih predikat Adiwiyata.
Kepala Sekolah SMPN 2 Rancakalong Deni Kurniawan menyatakan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif memiliki dampak besar terhadap betahnya siswa dan guru dalam beraktivitas di sekolah.
Dampak positif dari penataan lingkungan ini pun sudah mulai terlihat pada perubahan karakter para siswa. “Alhamdulillah, dengan penataan lingkungan seperti ini, akhlak siswa terhadap lingkungan semakin meningkat, ” ungkapnya.
Sekarang sudah tidak ada lagi burung yang diganggu atau tanaman yang dipetik sembarangan. Ini adalah progres luar biasa dalam membangun kepedulian mereka, tambahnya.
Selain fokus pada penghijauan dan penataan taman, SMPN 2 Rancakalong juga tengah melakukan peningkatan infrastruktur jalan di area dalam sekolah menggunakan metode hotmix.
Menariknya, anggaran pengerjaan jalan penutup ini murni bersumber dari swadaya stakeholder sekolah, mulai dari sumbangan orang tua siswa, donatur, hingga keikhlasan para guru yang menyisihkan sebagian dana dari tunjangan sertifikasi mereka.
“Ini adalah bukti nyata telah terbangunnya kepercayaan (trust) dan tingginya kepedulian dari orang tua siswa, masyarakat, serta para guru di sini, ” terang Deni.
Pihak sekolah pun memiliki imajinasi ke depan agar pengaspalan ini bisa diperluas hingga menjangkau area lapangan basket sekolah.
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha untuk Jaga Stabilitas Harga
Asrama Santri Putri Ponpes Al Mustanir Khoirul Huda Diresmikan Bupati Dony Ahmad Munir
Dalam mendukung program Adiwiyata, SMPN 2 Rancakalong juga menjalin kerja sama erat dengan Dinas Pertanian setempat. Sekolah baru saja menerima bantuan berupa bibit sayuran, media tanam polybag, serta pupuk organik.
Jenis tanaman yang diterima di antaranya adalah cabai rawit, tomat, kangkung, sosin (sawi hijau), dan seledri. Bantuan ini direncanakan akan segera dieksekusi melalui aksi penanaman massal di area sekolah dengan memanfaatkan media polybag yang telah disediakan.
Ketika ditanya mengenai rencana program ramah lingkungan lainnya di masa depan, Kepala Sekolah menegaskan bahwa cetak biru (blueprint) pengembangan sekolah sudah terkonsep dengan matang.
Namun, pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap (step-by-step) sembari mempertahankan program-program baik yang sudah berjalan.
Baca Juga:
GAC Gandeng Toluca FC, Terinspirasi dari Visi Bersama untuk Meraih Keunggulan
Hadapi Musim Ujian Akhir, CamScanner Bantu Pelajar dan Mahasiswa Rapikan Materi Belajar
“Rencana ke depan tentu banyak, tapi fokus kami adalah mengeksekusi bantuan yang ada sekarang satu per satu, sambil terus merawat komitmen lingkungan yang sudah terbangun di SMPN 2 Rancakalong ini,” pungkasnya. ( Tatang Tarmedi ) ****








