SUMEDANG – Pondok Pesantren Al Mustanir Khoirul Huda di Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang kini memiliki asrama santri putri yang layak. Fasilitas tersebut resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada Jumat, 22/5/2026.
Dalam sambutannya, Bupati Dony mengapresiasi peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman dan bertakwa. Ia menilai pendirian lembaga pendidikan agama bukan hal mudah, namun bisa terwujud berkat niat kuat dan kerja sama semua pihak.
“Tidak semua orang mampu mendirikan pesantren. Karena niat yang kuat dan kerja keras, hari ini berdiri lembaga yang memberi manfaat besar bagi umat,” kata Dony di lokasi peresmian.
Menurutnya, keberadaan pesantren strategis untuk menjaga moral masyarakat sekaligus menjadi pusat pembinaan keagamaan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat nilai religius melalui berbagai program. Salah satunya adalah mewujudkan visi “Klaster Sumedang di Surganya Allah SWT”.
“Saya ingin menciptakan Klaster Sumedang di surganya Allah SWT dengan program dan kebijakan yang memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat, salah satunya mendukung pesantren dan pendidikan agama,” ujarnya.
Dony juga memaparkan sejumlah program keagamaan Pemkab Sumedang, mulai dari insentif bagi guru ngaji, kewajiban siswa SD mengikuti madrasah diniyah atau TPA, hingga dukungan pembangunan sarana ibadah. Untuk penyelesaian pembangunan Ponpes Al Mustanir Khoirul Huda, ia menyatakan Pemkab akan mengalokasikan bantuan pada perubahan APBD mendatang.
“Insya Allah Pemda akan membantu penyempurnaan pembangunan pondok pesantren ini,” katanya.
Pimpinan Ponpes Al Mustanir Khoirul Huda, Abi Riko Musyad, mengaku bersyukur atas berdirinya asrama baru tersebut. Ia menceritakan, sebelumnya para santri menempati bangunan sederhana bekas kandang ayam yang kondisinya memprihatinkan.
“Dulu kalau hujan bocor di mana-mana, bahkan dapur sempat roboh diterpa angin. Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah dan bantuan para donatur, terutama ISMI Peduli, kini santri memiliki tempat belajar dan tinggal yang lebih nyaman,” ungkap Abi Riko.
Baca Juga:
Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha untuk Jaga Stabilitas Harga
SMPN 2 Rancakalong Terus Berinovasi Wujudkan Sekolah Adiwiyata yang Nyaman dan Berkarakter
Ia berharap pembangunan pesantren terus berlanjut, terutama untuk penyediaan sarana penunjang seperti sumur bor dan fasilitas lain.
Peresmian dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang, pejabat Pemkab Sumedang, tokoh masyarakat, alim ulama, serta perwakilan komunitas sosial ISMI Peduli dari Jakarta. ( Siti Kowati ) ****








