Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha untuk Jaga Stabilitas Harga

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG  – Menjelang perayaan Iduladha, Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menekan inflasi dan meringankan beban masyarakat. Kegiatan berlangsung di area parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Sumedang pada Jumat, 22 Mei 2026.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Banyak warga memanfaatkan program ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Berbagai komoditas disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain beras lokal, beras SPHP, minyak goreng, telur ayam, hingga sayur-sayuran segar. Seluruh produk dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Iwan Gustiawan, mengatakan bahwa GPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat saat permintaan pangan meningkat menjelang hari besar keagamaan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan serentak menjelang Iduladha. Produk yang kami sediakan merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dan Perum Bulog,” jelas Iwan di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, tingginya minat masyarakat membuktikan bahwa program ini menjawab kebutuhan riil di lapangan. Selain mempermudah akses pangan murah, GPM juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah melalui empat pilar: ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan koordinasi antar instansi.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat positif. Kami berharap kegiatan ini membantu menstabilkan harga di pasaran sehingga kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi,” ujarnya.

GPM kali ini juga melibatkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, khususnya Pokja 3, sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Ke depan, Iwan memastikan program serupa akan terus digulirkan di berbagai kecamatan, terutama di wilayah yang terpantau mengalami kenaikan harga bahan pokok.

“Untuk lokasi ini, kegiatan bulan ini merupakan yang terakhir. Bulan depan kami akan bergerak simultan ke kecamatan lain, khususnya yang berdekatan dengan pasar dan memiliki potensi kenaikan harga. Harapannya, GPM bisa membantu mengendalikan harga dan mempermudah akses pangan bagi masyarakat,” pungkasnya. ( Siti Kowati ) ****

 

Berita Terkait

Dari Filipina Prabowo Langsung ke Pulau Miangas untuk Cek Fasilitas Kesehatan Masyarakat
RUPS Tahunan Bank BJB Tahun Buku 2025, Kinerja Didorong Lebih Profesional dan Sehat
Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkungan Penunjang Kawasan Pacuan Kuda di Desa Raharja, Tanjungsari
Petik Anggur di Tomo, KWT Jatiputri Karyamukti Hadirkan Wisata Edukasi Sekaligus Dukung Program MBG
Peringati Hari Jadi Sumedang ke-448, Ketua BAZNAS Sumedang Ayi Subhan Hafiz Ajak Perkuat Sinergi dan Tebarkan Manfaat
Jembatan Apung Palabuan-Babakan Anyar: Inovasi Desa untuk Meringankan Beban Masyarakat
JNGR Hadirkan Keindahan Seni Tradisional Sunda: Kecapi Suling Menghipnotis Tamu Hotel
Damar Sewu” Tradisi Menjelang Lebaran yang Hilang di Sumedang

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Sumedang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha untuk Jaga Stabilitas Harga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:44 WIB

Dari Filipina Prabowo Langsung ke Pulau Miangas untuk Cek Fasilitas Kesehatan Masyarakat

Rabu, 29 April 2026 - 11:34 WIB

RUPS Tahunan Bank BJB Tahun Buku 2025, Kinerja Didorong Lebih Profesional dan Sehat

Senin, 27 April 2026 - 14:46 WIB

Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkungan Penunjang Kawasan Pacuan Kuda di Desa Raharja, Tanjungsari

Rabu, 22 April 2026 - 18:11 WIB

Petik Anggur di Tomo, KWT Jatiputri Karyamukti Hadirkan Wisata Edukasi Sekaligus Dukung Program MBG

Berita Terbaru