TANJUNGSARI – Monitoring terhadap proyek pelebaran jalan lingkungan menuju kawasan pacuan kuda milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, telah dilaksanakan pada Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tanjungsari Agus Beni Triyadie, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Raharja Kusnadi, serta tokoh masyarakat H. Danu Heru Winata.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya strategis peningkatan konektivitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan kawasan pacuan kuda sebagai aset wisata dan olahraga unggulan Pemprov Jabar di wilayah Sumedang.
Secara substansial, pelebaran jalan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan aksesibilitas kawasan pacuan kuda sekaligus memperkuat mobilitas sosial-ekonomi masyarakat Desa Raharja.
Peningkatan kualitas infrastruktur jalan diproyeksikan memberikan efek ganda, yakni kelancaran distribusi barang dan jasa bagi warga serta stimulasi pertumbuhan ekonomi lokal.
Sektor yang diperkirakan terdampak positif meliputi pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mengingat kemudahan akses merupakan variabel determinan dalam peningkatan kunjungan wisatawan.
Dalam perspektif tata kelola pembangunan, Camat Tanjungsari Agus Beni Triyadie menekankan urgensi kegiatan monitoring sebagai instrumen pengendalian mutu dan ketepatan pelaksanaan proyek.
Beliau menegaskan bahwa infrastruktur jalan ini memiliki fungsi ganda, yakni sebagai aksesibilitas menuju destinasi wisata pacuan kuda sekaligus sebagai prasarana utama aktivitas harian masyarakat.
Senada dengan itu, Kepala Desa Raharja Kusnadi mengapresiasi sinergisitas multipihak yang dinilai menjadi akselerator realisasi pembangunan yang telah menjadi aspirasi masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang.
Baca Juga:
Pramuka Garuda Jadi Jalur Prioritas SPMB 2026, Kwarcab Majalengka Dorong Penguatan Karakter Pelajar
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkab Sumedang Mulai Pembangunan Puskesmas Cimanggung Baru
Desain Ruang Kelas Dinilai Masih Sarat Intervensi Politik, Guru Besar ITB Desak Evaluasi Total
Lebih lanjut, tokoh masyarakat H. Danu Heru Winata menyampaikan bahwa korelasi antara infrastruktur yang memadai dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat bersifat signifikan.
Ketersediaan akses jalan yang representatif akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan ekonomi desa.
Pemerintah Kecamatan Tanjungsari menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pengawalan terhadap pembangunan infrastruktur strategis yang memiliki implikasi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan optimalisasi potensi daerah. ( Dody )








