UJUNGJAYA – Desa Pelabuhan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meluncurkan Jembatan Apung Palabuan-Babakan Anyar.
Jembatan ini menjadi akses vital yang menghubungkan dua kabupaten, Sumedang dan Majalengka, setelah jembatan sebelumnya rusak berat akibat banjir bandang beberapa bulan lalu.
Kepala Desa Palabuan, Nana Supriatna, mengungkapkan bahwa jembatan ini merupakan hasil inovasi dan musyawarah dengan warga untuk membantu meringankan beban masyarakat.
“Kami ingin membantu masyarakat kami yang terdampak musibah ini, terutama petani, pedagang, dan pekerja pabrik yang membutuhkan akses cepat dan murah,” ujarnya.
Jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh sekitar 25 menit dan mengurangi biaya transportasi bagi masyarakat. Dengan demikian, perekonomian di wilayah Kecamatan Ujungjaya dapat meningkat, terutama bagi para pengusaha UMKM.
“Kami juga berharap jembatan ini dapat meningkatkan sektor wisata di daerah kami dengan mempromosikan potensi alam yang kami miliki,” tambah Nana.
Peresmian Jembatan Apung ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Kepala Desa Babakan Anyar, Budi Wahyu Darmadi, serta perwakilan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mereka semua sepakat bahwa jembatan ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Nana Supriatna juga mengungkapkan rencana untuk membuat dua jembatan lagi yang akan menghubungkan Desa Palabuan dengan Tomo dan Tolengas di Kecamatan Tomo.
“Kami berharap pemerintah daerah, provinsi, atau pusat dapat memperhatikan dan membantu kami dalam pembuatan jembatan permanen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di dua kabupaten ini,” harapnya.
Baca Juga:
Dorong UMKM Go Digital, Bupati Sumedang Diganjar Apresiasi Konektivitas Digital 2026
AutoFlight Sukses Lakukan Pengiriman Teh dengan eVTOL Kelas 2 Ton Pertama di Tiongkok
Jembatan Apung Palabuan-Babakan Anyar ini menjadi contoh inovasi desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempromosikan potensi lokal. Semoga contoh ini dapat diikuti oleh desa-desa lain di Indonesia.
Dengan adanya Jembatan ini, masyarakat Palabuan dan Babakan Anyar dapat kembali beraktivitas dengan lebih mudah dan cepat, serta meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.
Acara peresmian Jembatan Apung ini dilaksanakan hari Minggu 12/4 2026 dihadiri Kepala Desa
Palabuan Nana Supriatna beserta perangkat, Ketua BPD Dayat RT/RW tokoh masyarakat serta Babinsa Desa Palabuan Sertu Ridwan Regif sedangankan dari Kabupaten Majalengka hadir Kepala Desa Babakan Anyar Budi Wahyu Darmadi, Babinsa Serka Nana Supriatna Bhabinkamtibmas, Aipda Mulani.
( Abdul Haris ) ***
Baca Juga:








