Pemerintah Perbarui Data Penerima Bansos Juni 2026, Fokuskan Penyaluran untuk Desil 1-4

- Pewarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Antara News

Foto : Antara News

Pemerintah Perbarui Data Penerima Bansos Juni 2026, Fokuskan Penyaluran untuk Desil 1-4

 

HARIANSUMEDANG.COM  – Memasuki awal Juni 2026, Pemerintah Republik Indonesia kembali menyalurkan program bantuan sosial (bansos) untuk periode triwulan kedua (April–Juni). Namun, proses penyaluran kali ini menerapkan kebijakan yang lebih ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh. Langkah ini diambil karena hasil evaluasi menemukan adanya sejumlah penerima manfaat sebelumnya yang kini status ekonominya telah membaik dan tidak lagi masuk dalam kategori miskin atau rentan.

Penerapan DTSEN dan Skema Prioritas Desil

Proses penyaringan penerima manfaat kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru. Data ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah daerah, serta pendamping sosial.

Dalam regulasi terbaru ini, intervensi bansos diprioritaskan penuh bagi masyarakat yang berada pada kelompok kesejahteraan terbawah, yaitu Desil 1 hingga Desil 4.

Catatan Kategori Kesejahteraan Terbawah (Prioritas Utama):

  • Desil 1: Kelompok sangat miskin

  • Desil 2: Kelompok miskin

  • Desil 3: Kelompok hampir miskin

  • Desil 4: Kelompok rentan miskin

Bagi masyarakat yang berada di atas kategori tersebut (Desil 5 hingga Desil 10), otomatis tidak lagi menjadi prioritas utama penerima bantuan pada periode ini.

Daftar Program Bansos yang Cair Juni 2026

Terdapat dua program bantuan utama yang disalurkan pada pertengahan tahun ini:

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II

Merupakan bantuan bersyarat untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Nominal bantuan disesuaikan berdasarkan komponen anggota keluarga yang terdaftar dalam DTSEN:

Komponen Penerima Nominal Bantuan per Tahap
Ibu Hamil / Nifas Rp750.000
Anak Usia Dini (0-6 Tahun) Rp750.000
Siswa SD / Sederajat Rp225.000
Siswa SMP / Sederajat Rp375.000
Siswa SMA / Sederajat Rp500.000
Lanjut Usia (60 Tahun ke Atas) Rp600.000
Penyandang Disabilitas Berat Rp600.000

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Program Sembako

Bantuan ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan nilai Rp200.000 per bulan. Pada pencairan triwulan ini, penerima langsung mendapatkan akumulasi tiga bulan sekaligus sebesar Rp600.000.

Mekanisme Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia

Secara umum, pemerintah memaksimalkan transaksi non-tunai melalui rekening Bank Himbara. Meski demikian, PT Pos Indonesia tetap ditunjuk untuk menyalurkan bansos secara tunai khusus bagi kelompok rentan yang memiliki keterbatasan akses perbankan, antara lain:

  • Warga yang menetap di wilayah terpencil tanpa layanan perbankan.

  • Penyandang disabilitas berat dan lansia non-potensial.

  • Mantan penderita penyakit kronis serta komunitas adat terpencil.

Untuk kondisi khusus, petugas Kantor Pos juga menyediakan layanan pengantaran langsung (door-to-door) ke rumah penerima manfaat.

Panduan Mengecek Status Kepesertaan

Mengingat adanya perubahan data berbasis DTSEN, masyarakat diimbau untuk memastikan kembali status kepesertaannya secara mandiri melalui langkah berikut:

  1. Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store/App Store.

  2. Masukkan informasi wilayah domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa) sesuai KTP.

  3. Isi nama lengkap sesuai dengan yang tertera di KTP.

  4. Masukkan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.

  5. Klik “Cari Data” untuk melihat status kepesertaan, jenis bantuan. (Tatang Tarmedi) ****

Berita Terkait

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta
PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional
DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan, 21 Orang Diamankan Jelang Aksi BEM UI di Bundaran HI
IRI Indonesia dan Pemprov Papua Barat Satukan Iman, Adat, dan Kebijakan untuk Selamatkan Hutan Papua
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT: Peringatan Tsunami Dikeluarkan, 2 Meninggal di Sikka
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Papua Hadapi Tantangan, Hasil Laut Diminta Boleh Masuk Menu
Sling Crane Putus, Pekerja PG Rendeng Tewas Tertimpa Papan Pengangkat Tebu Seberat 80 Kilogram

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:17 WIB

DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Personel Gabungan Disiagakan, 21 Orang Diamankan Jelang Aksi BEM UI di Bundaran HI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:30 WIB

IRI Indonesia dan Pemprov Papua Barat Satukan Iman, Adat, dan Kebijakan untuk Selamatkan Hutan Papua

Berita Terbaru

Langkah ekstrem ini menjadi puncak kekecewaannya. Berbagai pengaduan yang ia layangkan sebelumnya tak kunjung membuahkan hasil yang memuaskan.

Nasional

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta

Sabtu, 5 Sep 2026 - 14:50 WIB