Sentuhan Kehangatan di SMAN 1 Sumedang: Ketika Sekolah Menjadi Rumah yang Ramah

- Pewarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu status WA-nya yang masih tayang hingga 7 Agustus 2026 memperlihatkan para siswa mengenakan seragam batik sekolah/seragam khas Jawa Barat sedang melakukan berbagai aktivitas permainan interaktif bersama di lantai kelas, seperti: Menyusun Puzzle: Beberapa siswa terlihat bekerja sama memilah dan menyusun potongan-potongan puzzle. Permainan Papan & Edukatif: Terlihat aktivitas bermain papan (board game) serta permainan kebersamaan lainnya untuk melatih kerja sama tim, kesabaran, dan ketangkasan.

Salah satu status WA-nya yang masih tayang hingga 7 Agustus 2026 memperlihatkan para siswa mengenakan seragam batik sekolah/seragam khas Jawa Barat sedang melakukan berbagai aktivitas permainan interaktif bersama di lantai kelas, seperti: Menyusun Puzzle: Beberapa siswa terlihat bekerja sama memilah dan menyusun potongan-potongan puzzle. Permainan Papan & Edukatif: Terlihat aktivitas bermain papan (board game) serta permainan kebersamaan lainnya untuk melatih kerja sama tim, kesabaran, dan ketangkasan.

HARIAN SUMEDANG  — Ada pemandangan yang berbeda saat melintasi koridor SMAN 1 Sumedang beberapa bulan terakhir ini. Wajah-wajah tegang yang biasa menghiasi ruang kelas berganti dengan senyum hangat dan sapaan akrab.

Di balik perubahan suasana yang lebih hidup dan tanpa sekat ini, ada sosok perempuan yang perlahan meruntuhkan tembok kaku birokrasi sekolah: Titin Suryati Sukmadewi.

Sejak diamanahi memimpin SMAN 1 Sumedang, Titin membawa angin segar lewat gaya kepemimpinannya yang cair dan elastis.

Ia bukan sekadar kepala sekolah yang selalu duduk manis di balik meja kerja, melainkan sosok “ibu” yang hadir di tengah-tengah mereka.

Salah satu perubahan paling mendasar yang dirasakan  adalah hilangnya rasa segan yang berlebihan. Titin sengaja menanamkan nilai kepemimpinan yang merakyat dan merangkul.

Kehadirannya tidak lagi menakutkan, melainkan menenangkan. Sikapnya yang mudah tersenyum dan selalu terbuka membuat siapa saja nyaman bertegur sapa, berdiskusi, hingga berbagi cerita tanpa takut diintimidasi oleh hierarki jabatan.

Sisi humanis kepemimpinan Titin juga terpancar kuat dari aktivitas kesehariannya, termasuk di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Lewat status WhatsApp-nya, Titin kerap membagikan momen-momen sederhana namun bermakna yang terjadi di lingkungan sekolah:

  • Panggung Kecil untuk Siswa Berprestasi: Titin tak segan mengunggah foto dan ucapan bangga satu per satu untuk siswanya yang meraih prestasi, baik skala lokal maupun nasional.

  • Perhatian untuk Sang Pendidik: Ia kerap merekam dan membagikan momen hangat saat para guru sedang berinteraksi serta membimbing siswa di kelas.

  • Penghargaan Tanpa Suara: Momen-momen saat guru atau staf bekerja keras di hari libur pun tak luput dari pandangannya. Ia mengabadikannya sebagai bentuk apresiasi tulus atas dedikasi mereka.

Bagi Titin, sapaan kecil dan pengakuan sederhana seperti itu adalah energi positif yang dapat memantik semangat seluruh warga sekolah.

Di bawah nahkodanya, SMAN 1 Sumedang bertransformasi menjadi Sekolah Ramah—sebuah ruang belajar yang tidak hanya mengejar target akademik, tetapi juga merawat kesehatan mental dan rasa bahagia penghuninya.

Sikapnya yang elastis—mudah beradaptasi, fleksibel, namun tetap tegas dalam prinsip—menjadikannya figur pemimpin yang dinantikan, bukan dihindari.

Di tangan Titin Suryati Sukmadewi, SMAN 1 Sumedang kini bukan lagi sekadar tempat menuntut ilmu, melainkan “rumah kedua” yang penuh kehangatan, apresiasi, dan rasa kekeluargaan. ( Red )

Berita Terkait

SD Negeri Cimuncang Surian Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah Rp1,06 Miliar
Mesin Mati di Tanjakan Haurpapak, Kijang Super Terperosok ke Jurang: Bayi 8 Bulan Selamat Usai Terpental
DPRD Kabupaten Sumedang Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional Agar Benar-Benar Berpihak Pada Kepentingan Warga Desa
Bupati Sumedang Desak Kementerian PUPR Percepat Bendung Rengrang, Targetkan Irigasi 3.800 Hektare Sawah
Tiga Desa di Kecamatan Surian Siap Gelar Pilkades Serentak 2026, Desa Wanajaya Mulai Buka Pendaftaran
Sikapi Lonjakan Kasus LGBT dan HIV/AIDS, Bupati Sumedang Didesak Segera Terbitkan Regulasi Ketat
Bupati Sumedang Tekankan Dinas Sosial Adalah Wajah Kepedulian Pemerintah: Layani dengan Hati dan Empati
Isi Jabatan Kosong, Camat Buahdua Lantik Dua Anggota BPD PAW Desa Mekarmukti

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Sentuhan Kehangatan di SMAN 1 Sumedang: Ketika Sekolah Menjadi Rumah yang Ramah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

SD Negeri Cimuncang Surian Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah Rp1,06 Miliar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Mesin Mati di Tanjakan Haurpapak, Kijang Super Terperosok ke Jurang: Bayi 8 Bulan Selamat Usai Terpental

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:42 WIB

DPRD Kabupaten Sumedang Tegaskan Komitmen Kawal Program Nasional Agar Benar-Benar Berpihak Pada Kepentingan Warga Desa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Bupati Sumedang Desak Kementerian PUPR Percepat Bendung Rengrang, Targetkan Irigasi 3.800 Hektare Sawah

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB