Mangga Gedong Gincu Sumedang Akan Menembus Pasar Ekspor Jepang Bulan Agustus 2024

- Pewarta

Sabtu, 30 Maret 2024 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mangga Gedong Gincu Sumedang akan menembus pasar ekspor ke Jepang (Dok.Hariansumedang.com/ sumedangkab.go.id./Tatang Tarmedi)

Mangga Gedong Gincu Sumedang akan menembus pasar ekspor ke Jepang (Dok.Hariansumedang.com/ sumedangkab.go.id./Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM – Selain Ubi Cilembu, Kabupaten Sumedang pun memiliki produk unggulan lainnya, diantaranya Mangga Gedong Gincu.

Reputasi Mangga Gedong Gincu sebagai produk unggulan Sumedang tidak diragukan lagi, tidak aneh bila saja buah ini akan menembus pasar ekspor.

Setidaknya kabar baik itu digaungkan
dalam acara workshop tindak lanjut ekspor mangga Gedong Gincu di Kantor Injabar Unpad Kota Bandung, Kamis (28/3/2024).

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang difasilitasi Injabar Unpad bersama Pemprov Jabar dan Balai Karantina Indonesia dalam waktu dekat akan meluncurkan Ekspor Perdana Mangga Gedong Gincu ke Jepang.

Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman menyampaikan, upaya untuk menembus pasar ekspor di Jepang bukanlah hal mudah, 17 tahun upaya baru bisa terealisasi sekarang.

Jepang sudah memberikan lampu hijau. Demikian juga dengan Balai Karantina memberikan suport kepada Pemkab Sumedang untuk mengakselerasi ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang.

“Kami baru saja menandatangani komitmen bersama. Insya Allah 17 Agustus 2024 ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang Jawa Barat diluncurkan ke Jepang,”ujarnya.

Dikatakan Herman, hal ini sebagai bentuk upaya konkret dari Pemkab Sumedang yang bermuara untuk kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

Direktur Utama Injabar Unpad Keri Lestari merespon positif dan merasa senang keilmuan yang dilakukan Injabar Unpad tidak berakhir hanya dalam satu ranah akademisi, tetapi juga bisa bermanfaat untuk masyarakat.

. “Tidak beralasan kekhawatiran adanya hama Bactrocela occipitalis di Indonesia terutama di Jawa Barat. Alhamdulillah, untuk ekspor perdana mangga di Indonesia akan dimulai di Jawa Barat ,”katanya

Ketua Tim Prasarana dan Sarana Standar Badan Karantina Indonesia, Maman Suparman mengatakan, keberadaan Badan Karantina Indonesia adalah untuk menjamin mangga Gedong Gincu bisa diterima di Jepang sesuai persyaratan mereka.

“Kami memastikan persyaratan yang diberikan oleh Jepang akan dipenuhi oleh kita semua dan karantina sebagai jaminan sertifikasinya,” katanya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD
TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang
Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun
Jaga Keseimbangan Kerja dan Moral, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:12 WIB

TK Asy-Syatibiiyyah Edukasi Siswa Mengenal Profesi dan Lembaga Negara di DPRD Sumedang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge

Berita Terbaru

Info Sumedang

Pemkab Sumedang Luncurkan LMS Numerasi bagi 5.000 Guru SD

Senin, 26 Okt 2026 - 16:34 WIB