Dede Yasin Jamah Sari Sebagai Ketua Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah Jawa Barat

- Pewarta

Jumat, 26 April 2024 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dede Yasin Jamahsari sampai kini masih sebagai Ketua Forum K3S Jawa Barat (Dok.Hariansumedang.com ,/ Tatang Tarmedi)

Dede Yasin Jamahsari sampai kini masih sebagai Ketua Forum K3S Jawa Barat (Dok.Hariansumedang.com ,/ Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM – Bagi komunitas pendidikan di Kabupaten Sumedang, Dede Yasin Jamah Sari dikenal sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Sumedang.

Namun, sebagian mungkin belum tahu, bila Kepala SD Negeri Cidomas Cibugel ini, masih tercatat sebagai Ketua Forum K3S Jawa Barat dari semenjak pengukuhannya tahun 2014.

Ditemui di ruang kerjanya, SD Negeri Cidomas  (Kamis, 25-04-2024) Dede Yasin mengiyakan tentang hal itu, bahkan ia menceritakan awal dirinya dikukuhkan sebagai Ketua Forum K3S Jabar.

Tahun 2014, Forum K3S Jawa Barat mulai dibentuk atas dasar pengukuhan  para utusan K3S dari 27 kabupaten / kota se Jawa Barat. ”  Perwakilan Karawang, Cimahi, Sukabumi,  Bandung Barat dan Cirebon, kala itu tidak hadir, ” katanya.

Delegasi Sumedang diwakili  Ketua K3S Anwar Sanusi  bersama Sekretaris  Casman Guntoro dan Dede Yasin selaku Wakil Ketua.

” Pada waktu itu, saya secara aklamasi terpilih jadi Ketua Forum K3S Jawa Barat hingga kini masih belum ada pengukuhan kembali, ‘ ujarnya.

Forum K3S Jawa Barat dari sejak pembentukannya, kata Dede Yasin,  selalu gelar pertemuan setiap setahun sekali, ” Untuk menjalin lebih erat, sharing antar kabupaten / kota, ” ujarnya.

Pertemuan rutinan Forum K3S , kata Dede, terutama untuk sharing di seputar upaya peningkatan kualitas dan kompetensi kepala sekolah.

Karena ruang lingkup wilayah cukup luas, dalam menjalankan roda forum ia gunakan sistem pendelegasian wewenang, kecuali sifatnya darurat, ia sendiri terjun langsung ke lapangan.

Rekam jejak Dede Yasin iti sendiri, ia menjabarkan  2 tahun pasca kelulusannya dari SPG, ia diangkat jadi guru di SD Cijaha Cibugel. Berjalan dari tahun 1986 hingga 1991.

Pindah tugas ke SD Negeri Sukamanah Cieunteung Darmaraja. Tahun 1992 meneruskan pendidikan S-1 di Unsap. Selesai pendidikan, tahun 1997 pindah tugas lagi ke SD Negeri Cibugel.

Sifat pemberani dan keikhlasannya yang tertanam kokoh pada jiwa remajanya. Terbawa pula ketika ia telah menjadi guru.

Ia aelalu  ikhlas untuk mengajar anak-anak. Kepada pimpinan Ia tidak pernah neko-neko untuk memohon penempatan tugas. Meski ditugaskan di sekolah jauh sekalipun, ia jalani dengan ikhlas.

Ketika pindah lagi ke Cibugel, seorang Dede Yasin telah terlihat sebagai guru yang mencerminkan PDLT ( prestatif, loyalitas, Dedikasi dan Tak Tercela )Termasuk, aktif dalam setiap kegiatan KKG. Bahkan, pernah diangkat jadi Ketua Forum KKG.

Tampaknya, atas dasar itulah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang  mencium hal positif pada seorang guru bernama Dede Yasin.

Setelah menjalani masa kerja selama 25 tahun sebagai guru, pada tahun 2010, ia dipromosikan menjadi Kepala Sekolah.

Sebagai Ketua K3S, Dede Yasin berharap setiap kepala sekolah bisa senantiasa cerminkan sikap PDLT,

” Selaku Ketua K3S, akan berusaha meningkatkan kompetensi kepala sekolah. Mengajar itu gampang. Tapi, yang susah itu mendidik,” demikian ungkapan Dede Yasin.

Dede Yasin punya keyakinan, yang harus dikembangkan oleh pendidik itu, bukan hanya Intillegence Quotient (IQ), tapi pula Emotional Quittient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ).

IQ, urai Dede Yasin, mencakup sejumlah kemampuan. Seperti, menalar, memecah masalah dan berpikir abstrak.

Sedangkan  EQ, kemampuan seseorang untuk menerima dan mengontrol emosi diri, orang lain dan lingkungan sekitar.

Sedangkan SQ, adalah kecerdasan jiwa untuk menerapkan hal-hal positif. ( Tatang Tarmedi )

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB