Bukan Pada Cerita Fiktif Tutur Tinular, Aviary Kamandanu Hadir di SMP Negeri 2 Rancakalong

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025 - 05:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aviary Kamadanu merupakan terobosan inovatif unik pertama yang dijalankan Kasek Deni Kurniawan setelah kepindahan tugasnya dari SMP Negeri 4 Pamulihan. ( Dok.Hariansumedang.com / Tstang )

Aviary Kamadanu merupakan terobosan inovatif unik pertama yang dijalankan Kasek Deni Kurniawan setelah kepindahan tugasnya dari SMP Negeri 4 Pamulihan. ( Dok.Hariansumedang.com / Tstang )

RANCAKALONG – Pernahkah anda dengar Arya Kamandanu,  nama seorang tokoh fiktif dalam cerita legendaris Tutur Tinular, yang berlatar belakang sejarah runtuhnya Kerajaan Singhasari hingga berdirinya Kerajaan Majapahit dan makamnya ada di lereng Gunung Arjuna, Jawa Timur.

Nama hampir mirip dengan tokoh fiktif tersebut, Aviary Kamandanu, kini hadir di SMP Negeri 2 Rancakalong. Aviari Kamadanu sebuah unit kandang yang luas dan tertutup untuk memelihara burung, memungkinkan mereka terbang dan bergerak bebas dalam ruang  menyerupai habitat aslinya.

Menurut Deni Kurniawan, Kepala SMP Nedura ini, Aviary Kamandanu ( Kandang Manuk Dunya Atikan Nedura Unik ) lebih dari sekadar kandang burung biasa, tapi dirancang untuk menyediakan lingkungan yang nyaman bagi burung, serta untuk keperluan konservasi, pendidikan, dan rekreasi bagi para siswa SMP Nedura.

Aviary Kamandanu kata Deni, bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademis,   Ornitologi, yaitu cabang ilmu zoologi yang berfokus pada aspek-aspek burung seperti perilaku, ekologi, anatomi, fisiologi, migrasi, klasifikasi, dan konservasinya.

Selain itu menurut kasek, manfaat yang ingin didapatkan, bisa meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa,   melalui pengamatan dan perawatan burung. Siswa dapat belajar tentang tanggung jawab dan empati untuk cinta lingkungan melalui melestarikan burung.

Aviary Kamandanu merupakan terobosan inovatif unik pertama yang dijalankan Kasek Deni Kurniawan setelah kepindahan tugasnya dari SMP Negeri 4 Pamulihan. Selama memegang SMP Negeri di Desa Cinanggerang itu, banyak inovatif yang kini lekat  menjadi warisan prestasi sekolah. *** Tatang Tarmedi

Berita Terkait

Susu Kambing Etawa Platinum Anugerah Halalan dan Thayyiban Menjaga Stamina di Hari-hari Biasa dan Bulan Puasa
Produk herbal Naik Kelas,  madu hitam tetap jadi Primadona, zymuno Harapan  Global
SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang Tiap Waktu Berpacu Melawan Sampah Hasilnya Kompos dan Briket
SD Negeri Cileles Jatinangor Gelar Acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di GOR Desa Cileles
Dari Sayang Sampai Marongge Baru Ditemukan Empat Kepala Sekolah yang Mengalir Darah Seni dalam Jiwanya
Jatinangor Sudah Layak Miliki Kantor Kecamatan Mentereng Imbangi Kawasan yang Terus Dinamis
Mengucapkan Selamat Menjalani Masa Purna Tugas kepada Bapak Sudrajat S.PD, M.PD
Persepsi Marriage is Scary Apakah Penyebab Menurunnya Angka Pernikahan ?

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:12 WIB

Susu Kambing Etawa Platinum Anugerah Halalan dan Thayyiban Menjaga Stamina di Hari-hari Biasa dan Bulan Puasa

Minggu, 11 Januari 2026 - 01:09 WIB

Produk herbal Naik Kelas,  madu hitam tetap jadi Primadona, zymuno Harapan  Global

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:00 WIB

SMA Negeri 2 Cimalaka Sumedang Tiap Waktu Berpacu Melawan Sampah Hasilnya Kompos dan Briket

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:00 WIB

SD Negeri Cileles Jatinangor Gelar Acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di GOR Desa Cileles

Sabtu, 27 September 2025 - 12:00 WIB

Dari Sayang Sampai Marongge Baru Ditemukan Empat Kepala Sekolah yang Mengalir Darah Seni dalam Jiwanya

Berita Terbaru