Gangguan Sistem Melanda Hari Pertama PPDB Plh. Kadisdik Jabar menyampaikan permohonan maaf

- Pewarta

Selasa, 4 Juni 2024 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gangguan sistem melanda hari pertama PPSB jenjang SMA, SMK ( Pemprovjabar.go.id)

Gangguan sistem melanda hari pertama PPSB jenjang SMA, SMK ( Pemprovjabar.go.id)

HARIANSUMEDANG.COM —  Gangguan sistem terjadi di hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA,SMK/SLB Jabar Tahap 1 Tahun 2024.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Disdik Provinsi Jawa Barat bergerak atasi gangguan sistem tersebut. ” Sistem mengalami down, tim IT bergerak cepat mengatasi gangguan itu ,” jelas Plh. KadisdikJabar M. Ade Afriandi.

Saat itu, Plh Kadisdik Jabar Bersama Komisi V DPRD Jabar tengah meninjau kesiapan pelaksanaan PPDB di SMAN 1 dan SMKN 1 Sumedang, dan SMAN 1 Majalengka, Senin (3/6/2024).

Ade menjelaskan, gangguan ini disebabkan tingginya potensi kuota pada jalur zonasi yang mencapai 50 persen serta peningkatan signifikan jumlah pendaftar secara mandiri.

Akses yang semakin terbuka telah mendorong animo masyarakat untuk mendaftar, yang mengakibatkan beban berlebih pada sistem.

“Kami telah mengantisipasi potensi lonjakan pendaftar dan sedang melakukan evaluasi serta tindakan perbaikan yang diperlukan, ” katanya.

Meskipun terjadi gangguan, calon peserta didik sekolah dapat mendaftar secara online dengan bantuan operator sekolah, imbuhnya.

Atas terjadinya gangguan sistem dimaksud, Plh. Kadisdik Jabar menyampaikan permohonan maaf.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan serta terus meningkatkan kualitas layanan,” ungkapnya.

Secara terpisah, Sekda Jabar Herman Suryatman meminta calon peserta didik baru bersama orang tua atau wali yang terkendala pendaftaran secara online diberikan alternatif solusi pendaftaran.

Apabila calon peserta didik terkendala dalam pendaftaran secara mandiri, dapat melakukan pendaftaran secara online dengan bantuan operator sekolah tujuan.

“Sekolah tujuan dapat membantu mendaftarkan calon peserta didik menggunakan akun operator sekolah,” ujar Herman.

Herman menjelaskan,  selain layanan online, panitia PPDB juga menyediakan layanan offline. ” Sebagaimana arahan Pak Gubernur, panitia diminta tidak menolak layanan offline, ” kata Sekda Herman.

Herman menegaskan pada prinsipnya tidak ada anak yang tertinggal. Semua terlayani, pendaftar harus mendapatkan layanan pendidikan yabg terbaik, tegasnya.

Calon peserta didik baru bersama orang tua atau wali dapat mendaftar dengan cara datang langsung ke sekolah tujuan dengan membawa dokumen kelengkapan. (Tatang Tarmedi / jabarprov.go.id) ***

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Pj Bupati Yudia Ramli Ajak Wartawan Untuk Saling Talingakeun (Satali) Dalam Membangun Sumedang
Penduduk Asli Jatinangor Terhimpit Rumah-Rumah Kontrakan, Warga Tak Tahu Rumah Siapa di Pinggirnya
Pemerintah Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo Sedang Membangun Pendopo
Poktan Sayogi dan Poktan Serepet di Desa Darmawangi Dapat Bantuan Perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT)
60 Siswa Kelas 6 SD Negeri Citali Dinyatakan Lulus dan Harus Melanjutkan ke SMP
Voucher Rp 75.000 Dari Baznas Kabupaten Sumedang Buat Warga Miskin Ekstrem Akan Diluncurkan Bulan Juli 2024
Penggelapan Pajak Dengan Melibatkan Oknum Pegawai Desa menjadi “Bom Waktu” di Kabupaten Sumedang
Sofia Anak Sundamekar Situraja Wakil Jawa Barat Untuk Seleksi Jadi Pengibar Bendera Pusaka Nasional
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:58 WIB

Pj Bupati Yudia Ramli Ajak Wartawan Untuk Saling Talingakeun (Satali) Dalam Membangun Sumedang

Jumat, 14 Juni 2024 - 01:24 WIB

Penduduk Asli Jatinangor Terhimpit Rumah-Rumah Kontrakan, Warga Tak Tahu Rumah Siapa di Pinggirnya

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:05 WIB

Pemerintah Desa Jembarwangi Kecamatan Tomo Sedang Membangun Pendopo

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:56 WIB

Poktan Sayogi dan Poktan Serepet di Desa Darmawangi Dapat Bantuan Perbaikan Jalan Usaha Tani (JUT)

Senin, 10 Juni 2024 - 21:47 WIB

60 Siswa Kelas 6 SD Negeri Citali Dinyatakan Lulus dan Harus Melanjutkan ke SMP

Sabtu, 8 Juni 2024 - 11:26 WIB

Voucher Rp 75.000 Dari Baznas Kabupaten Sumedang Buat Warga Miskin Ekstrem Akan Diluncurkan Bulan Juli 2024

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:37 WIB

Penggelapan Pajak Dengan Melibatkan Oknum Pegawai Desa menjadi “Bom Waktu” di Kabupaten Sumedang

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:13 WIB

Sofia Anak Sundamekar Situraja Wakil Jawa Barat Untuk Seleksi Jadi Pengibar Bendera Pusaka Nasional

Berita Terbaru