HARIAN SUMEDANG – Anggota DPRD Kabupaten Sumedang Fraksi Golkar Komisi IV, Sonia Sugian, S.H., M.H., M.Tr.IP., menghadiri perayaan Hari Lahir (Milad) ke-18 Kelompok Wanita Tani (KWT) Sugih Mukti.
Acara yang berlangsung di Dusun Cipulus, RT 02/06, Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari ini dirangkaikan dengan peresmian Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Iman pada Selasa (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Sonia Sugian memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan dedikasi KWT Sugih Mukti yang telah eksis selama hampir dua dekade.
Ia mendorong kaum perempuan untuk terus mengambil peran strategis, khususnya dalam sektor pertanian.
“Saya ucapkan selamat kepada KWT Sugih Mukti yang sudah 18 tahun merintis. Saya berharap KWT Sugih Mukti terus meningkatkan prestasi perempuan dalam berkarya, terutama di bidang pertanian. Perempuan harus menjadi motor penggerak ekonomi keluarga dan daerah,” ujar Sonia kepada awak media di lokasi acara.
Table of Contents
ToggleKetua KWT Sugih Mukti, Nenden Teti, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian kelompok tani yang dipimpinnya. Momentum pertambahan usia ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh anggota untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Kami bersyukur KWT Sugih Mukti masih bisa terus berkiprah bersama-sama meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Semoga di usia yang ke-18 tahun ini, KWT Sugih Mukti semakin meningkat prestasinya dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tutur Nenden.
Selain berfokus pada ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi perempuan, momentum milad kali ini juga menandai langkah maju di bidang pendidikan keagamaan. Melalui peresmian TPQ Nurul Iman, diharapkan pembinaan karakter dan akhlak generasi muda di Dusun Cipulus dapat berjalan lebih terstruktur dan optimal.
Dihadiri Berbagai Tokoh Lintas Sektor
Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat. Di antaranya:
-
Tisna Suardana (Kepala Desa Pasigaran)
-
H. Dada Rosada, S.H. (Ketua FKPQ)
-
Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang
-
Perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Tanjungsari
-
Juhaeri (Ketua Gapoktan Desa Pasigaran)
-
Pengurus Karang Taruna Desa Pasigaran, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dengan adanya sinergi antara pengembangan sektor pertanian oleh KWT dan penguatan basis pendidikan agama melalui TPQ, Desa Pasigaran diharapkan mampu mencetak lingkungan masyarakat yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga kuat secara spiritual.
Baca Juga:
Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang
13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026
(Dody/Nsh)







