Maksimalkan Dana Desa 2026, Pemdes Bugel Tomo Prioritaskan Stimulan Rutilahu

- Pewarta

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Bugel, Rohyat, A.Md., menjelaskan bahwa penuntasan masalah Rutilahu di wilayahnya memerlukan strategi jangka panjang. ( Dok.hariansumedang.com / Abdul Haris )

Kepala Desa Bugel, Rohyat, A.Md., menjelaskan bahwa penuntasan masalah Rutilahu di wilayahnya memerlukan strategi jangka panjang. ( Dok.hariansumedang.com / Abdul Haris )

SUMEDANG — Pemerintah Desa (Pemdes) Bugel, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, merealisasikan program prioritas Dana Desa (DD) pertengahan tahun anggaran 2026 dengan menyalurkan bantuan stimulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pada tahap pertama ini, sebanyak dua unit rumah warga di blok Gandawesi (RT 01/RW 04) dan blok Godang mulai diperbaiki.

Kepala Desa Bugel, Rohyat, A.Md., menjelaskan bahwa penuntasan masalah Rutilahu di wilayahnya memerlukan strategi jangka panjang. Pasalnya, jika hanya mengandalkan alokasi Dana Desa, kapasitas penganggaran sangat terbatas.

Dalam satu tahun anggaran, Dana Desa hanya mampu mengover dua hingga lima unit rumah. Sementara seiring berjalannya waktu, jumlah warga yang masuk kategori penerima bantuan terus bertambah. Jika hanya mengandalkan satu sumber dana, kemungkinan besar tidak akan tuntas hingga akhir masa jabatan kami,” ujar Rohyat kepada awak media.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemdes Bugel bergerak aktif mengajukan usulan bantuan serupa ke pemerintah tingkat kabupaten maupun provinsi. Langkah ini diambil agar tercipta sinergi program dengan kuota dan anggaran yang lebih besar.

Adapun bantuan Rutilahu yang berjalan saat ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang telah dicantumkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap 1 Tahun Anggaran 2026, setiap unit rumah mendapatkan alokasi stimulan maksimal sebesar Rp10 juta dalam bentuk material bangunan.

Dengan nominal tersebut, Pemdes Bugel menekankan pentingnya swadaya dan gotong royong agar pembangunan dapat selesai dengan sempurna. Rohyat mencontohkan, perbaikan rumah Ibu Tati di RT 01/RW 04 berjalan lancar berkat tingginya dukungan moral maupun tenaga dari pihak keluarga dan warga sekitar.

“Kami berharap masyarakat yang belum terfasilitasi tahun ini dapat bersabar. Kami terus berusaha sesuai prosedur dan kewenangan yang ada. Kuncinya adalah bersinergi dengan pemerintah daerah dan menghidupkan kembali prinsip gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.

Respons Positif Warga Penerima Manfaat

Program stimulan ini disambut baik oleh warga. Salah satu tokoh masyarakat, Pak Haji, mengungkapkan bahwa bantuan dengan sistem stimulan ini menuntut kesiapan matang dari pihak keluarga penerima. Ia menceritakan pengalamannya terdahulu yang sempat menolak bantuan serupa karena pihak keluarga belum siap menutupi kekurangan biaya operasional pembangunan.

Sementara itu, Ibu Tati (60), warga RT 01/RW 04 yang menjadi salah satu penerima manfaat tahun ini, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Saat ditemui oleh awak media, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Bugel, jajaran staf, RT, RW, Kadus, serta seluruh keluarga dan tetangga yang ikut berpartisipasi bergotong royong. Berkat bantuan semuanya, ke depan kami akhirnya bisa memiliki rumah yang layak huni,” tutur Ibu Tati. (Abdul Haris) ****

Berita Terkait

SD Negeri Sampora Menerima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026
Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang
13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026
Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum
Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD
Wabup Fajar Tekankan Sekolah Ramah Lingkungan: Mulai dari Kelas hingga Pilah Sampah
Tukang Becak Sumedang Ikuti Pelatihan Becak Listrik, Bupati Dony: Pelayanan Harus Ramah dan Someah

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:55 WIB

SD Negeri Sampora Menerima Bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 September 2026 - 11:26 WIB

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:31 WIB

Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas

Kamis, 10 September 2026 - 21:56 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum

Berita Terbaru