HARIANSUMEDANG.COM – Pemilihan Kepala Daerah serentak di Kabupaten Majalengka Tahun 2024 terhitung tiga bulan lagi , tepatnya pada Tanggal 27 November.
KPU Majalengka telah melaksanakan tahapan – tahapan Pilkada serentak, sekarang telah masuk tahapan pendaftaran Calon Bupati / wakil.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka harus mendaftarkan sebagai calon ke KPU, waktunya dari tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Majalengka Fahmi Ikhwanus Shofa mengajak anggotanya untuk bersikap netral.
” Pada kesempatan ini saya mengajak kepada kawan-kawan media dan jurnalis yang tergabung di DPD IWO Indonesia agar dalam Pilkada bersikap netral, ” ungkapnya.
Ia mengajak para jurnalis untuk bisa memberikan ruang yang sama bagi pihak-pihak yang diberitakan baik dari pasangan Calbup atau Wabup.
Mengenai isi pemberitaan yang diberitakan, biarkan para pembaca sendiri yang menyimpulkan dengan pengetahuannya.
Dirinya berpendapat bahwa media tidak boleh menunjukan sikap keberpihakannya sementara jurnalis tidak boleh menunjukan sikap politik terhadap isu tertentu.
“Saya hanya sekedar mengingatkan saja dan berpendapat bahwa media tidak boleh menunjukkan keberpihakannya sementara jurnalis juga tidak boleh menunjukkan sikap (politik) , ” katanya.
Baca Juga:
Sertijab Kepala Desa Cipelang Kecamatan Ujungjaya Harapan Baru untuk Desa yang Lebih Maju
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Sederhananya, kata dia, netralitas mengandaikan media harus berjarak dan bersikap dingin terhadap objek yang diliputnya. Hanya dengan begitu, kebenaran jurnalistik bisa didapatkan.
Terakhir, ia mengajak rekan-rekan jurnalis yang tergabung di DPD IWO Indonesia Kabupaten Majalengka untuk bisa mengawal pilkada serentak di Majalengka supaya aman dan damai.
“sekali lagi saya harap kepada teman-teman jurnalis yang tergabung di DPD IWO Indonesia Kabupaten Majalengka untuk bersikap netral,” imbuhnya.
hilangkan bermusuhan sesama teman jurnalis, hindari ujaran kebencian dan berita hoax. Karena dengan berdamai itu sangat indah”.tutupnya. ( Abdul Haris )
Baca Juga:
Jatnika Pria Utama : Wujud Kepala Sekolah yang Berkarya, Menginspirasi Melalui Seni
Jika Perang Tak Berhenti 20 Hari Lagi Harga BBM RI Diprediksi Naik







