Kondisi PMI Kabupaten/ Kota Tergantung Perhatian Pemerintah, PMI Sumedang Hanya Dibantu Rp300 Juta Per Tahun

- Pewarta

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

drg H. Agus Rasjidi Ketua PMI Sumedang yang menilai kondisi PMI Kabupaten / kota tergantung perhatian pemerintah daerahnya. (Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi)

drg H. Agus Rasjidi Ketua PMI Sumedang yang menilai kondisi PMI Kabupaten / kota tergantung perhatian pemerintah daerahnya. (Dok.Hariansumedang.com / Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM — Idealnya eksistensi Palang Merah Indonesia (PMI) selain sebagai bank darah, pula bisa berada dan memberikan pertolongan pertama di saat ada bencana dan kerusuhan.

Sudahkah PMI Sumedang menjalankan tupoksinya tersebut ? Tentu saja hanya masyarakat yang bisa menilai.  Jurnalis media ini berhasil mewawancara Ketua PMI Sumedang drg H. Agus Rasjidi pada Senin, (27-5-2024).

Menurut drg H. Agus  Rasjidi tergantung  dengan mana membandingkannya, bila dengan Kabupaten Majalengka dan Kuningan, Sumedang boleh disebut selevel, namun bila dengan Cirebon dan Bandung misalnya jauh berbeda.

” Karena perhatian pemerintah daerahnya pun berbeda, ” katanya sembari tersenyum. Kota Bandung bantuan hibah pemerinrah daerahnya Rp.15 miliar, sedangkan Sumedang hanya Rp. 300 juta.

Bantuan Rp.300 juta itu, imbuh H. Agus Rasjidi jauh  bisa  mencukupi untuk laksanakan tugas kepeemian, ‘ Untuk operasional PMI Sumedang misal butuh Rp. 5,2 miliar, sangat tidak cukup,” katanya.

Dikatakannya lagi dilihat dari ketersediaan sarana dan prasarana, kondisi PMI Sumedang disebut tidak memadani tapi tetap  tertangani disebut kurang memang kurang untuk diangka ideal atau standar akreditasi.

Termasuk dalam tenaga dan sumberdaya manusianya, kata drg H. Agus Rasjidi PMI Sumedang  butuh penambahan SDM,  namun darimana pengupahannya.

” Sementara UU Nomor 1 Tahun 2018 menyatakan pengelolaan PMI itu yang pertama kewajiban pemerintah, namun saya tahu penganggaran pemerintah itu dibagi-bagi, untung saja masih kebagian juga,” terang H. Agus.

Terkait dengan besar bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Sumedang tethadap PMI, pernah katanya ketika Bupati Don Murdono mencapai angka hampir satu miliar.

” Makin ke sini makin berkurang, malah dari mulai Pandemi Covid-19 angka Rp.300 juta itu tidak pernah beranjak sampai sekarang, ” terang H. Agus yang pernah menduduki jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sumedang.

( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru