REDAKSI – Pagi sedikit kurang cerah, di hari Kamis 19 Juni 2025 ketika HARIANSUMEDANG.COM sampai di Desa Kadujaya Kecamatan Jatigede.
PLTA Jatigede PLN Indonesia Power sebagai objek kunjungan kami masih jauh dari tempat kami rehat di pertigaan jalan Desa Kadujaya Kecamatan Jatigede.
Kami menempuh waktu sekitar seperempat jam untuk sampai ke lokasi, melewati jalan menuju Desa Karedok yang kondisinya masih kurang bagus.
Di awal wilayah Parakankondang, bangunan bertingkat bertuliskan PLN terlihat diantara himpitan hamparan pesawahan.
Kami merasa kebingungan ke mana pintu masuknya ketika bangunan PLN Indonesia Power telah terlihat jelas berikut jaringan-jaringan transmisinya.
Ternyata, kami harus menuju jalan pinggir yang cukup jauh untuk bisa menemukan gerbang masuk dengan penjagaan beberapa orang satpam.
Kehadiran kami cukup mendapat banyak pertanyaan dari Satpam, namun setelah memperlihatkan surat undangannya, kami diantar ke kantor PLN Indonesia Power.
Sebuah bangunan yang tidak terlalu besar dibanding dengan hasil kerjanya yang sangat bermanpaat bagi jutaan orang.
Di ruang rapat kerja, kami dihadapkan para petinggi PLN Indonesia Power PLTA Jatigede yang begitu ramah menerima kedatangan kami.
Baca Juga:
Koramil dan Polsek di Pamulihan-Sumedang Bagikan Ratusan Masker Antisipasi Debu dan Cuaca Ekstrem
Rapat Koordinasi Forkopimda Sumedang Menyoroti Penanganan Karhutla
China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi
Mereka adalah Novy Heryanto- Assistant Manager Administrasi, Arif Sofyan – Assistant Manager Reliability & CBM, serta. M. Budi Putranto selaku Assistant Manager Administrasi.
M.Budi Putranto mengawali pembicaraan dengan sedikit mengurai maksud mengundang pihak media, terutama untuk mengkampanyekan kegiatan PLTA Jatigede UB Infonesia Power.
Selanjutnya, Novy Heryanto mengawali pembicaraan dengan kilas balik PLTA Jatigede yang belum lama diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Waduk Jatigede itu sendiri, kata Novy, salah satu fungsinya membangkitkan energi listrik yang akan disalurkan ke area beberapa daerah di Pulau Jawa.
Baca Juga:
Media diharapkan bisa memberi informasi kepada masyarakat, terutama masyarakat di wilayah kerjanya, tentang kegiatan yang selama ini dijalankan pihak perusahaan.
Arif Sopyan mengurai tentang company profil PLTA Jattigede dimulai dari posisi Indonesia Power selaku unit pembangkit dan perbedaan tugas dengan PLN selaku penyalur hingga ke customer.
Menurutnya, PLN Indonesia Power mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede berkapasitas 2×55 Megawatt (MW).
PLTA Jatigede merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi penyumbang besar dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mengurangi emisi karbon.
Dijelaskan pula tentang cara kerja beberapa unit pembangkit, dari mulai Master Control Room , pusat pengendalian utama unit pembangkit.
M. Budi Putranto juga menjelaskan fungsi panel kontrol lokal adalah titik akses utama untuk mengelola dan memantau kinerja unit pembangkit listrik tenaga air di area tertentu, dan fungsi-fungsi unit lainnya.
Catatan kunjungan jurnalistik menorehkan beberapa pemahaman PLTA Jatigede memberikan wawasan tentang pemanfaatan sumber daya alam yang bijaksana dan berkelanjutan.
PLTA Jatigede memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional dan daerah, terutama di kawasan Pulau Jawa.
PLTA Jatigede akan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan. ( Tatang Tarmedi ) ***












