Kelompok Tani Sumber Rejeki Ujungjaya Terima Bantuan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi

- Pewarta

Kamis, 3 September 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN SUMEDANG — Kementerian Pertanian bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan dukungan TNI-Polri menyalurkan bantuan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di Kabupaten Sumedang.

Program yang disalurkan melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian serta BPLIP 1 Bandung ini bertujuan untuk memperkuat program swasembada pangan nasional.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Kelompok Tani Sumber Rejeki yang berlokasi di Desa Sukamulya, Kecamatan Ujungjaya. Salah satu lumbung padi utama di Kabupaten Sumedang.

Dari total luas hamparan lahan pertanian sebesar 62 hektar milik kelompok tersebut, saat ini tercatat sekitar 42 hektar lahan telah berhasil teraliri air.

Ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki, H. Andi Yanrana (H. Ali), menyambut antusias program tersebut. Ia apresiasi Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang atas kepercayaan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan tahun anggaran 2026 ini memberikan dampak positif langsung bagi para petani. Selain memitigasi dampak El Nino, pengerjaan swakelola juga membantu meningkatkan pendapatan warga.

Seluruh pengerjaan perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi dipastikan berjalan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah.

Saat ini, petani mengandalkan air Sungai Cipelang dengan sistem pompanisasi yang kapasitasnya belum mampu mencakup seluruh area persawahan.

H. Ali berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Fasilitas ini dinilai penting agar pasokan air tetap stabil tanpa bergantung pada musim.

Di luar program irigasi, kawasan pertanian Kelompok Tani Sumber Rejeki juga terpilih sebagai lokasi riset dan percontohan pertanian modern.

Area seluas 2.380 meter persegi digunakan sebagai lokasi penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain itu, terdapat lahan demplot PM AAS seluas 1.750 meter persegi serta demplot metode Jepang.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 3 hektar lahan milik kelompok yang dimanfaatkan untuk kegiatan riset dan demplot guna meningkatkan produktivitas hasil tani nasional.

( Abdul  Haris )

Berita Terkait

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya
Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”
Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge
Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat
Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun
Jaga Keseimbangan Kerja dan Moral, Sekretariat DPRD Sumedang Gelar Taklim Aparatur
Baksos VYNDA BAKTI UNTUK NEGERI, H Devy Rusdianto dan Hj dr Linda Raharjo Gelar Pengobatan Gratis di Desa linggajaya
Dekatkan Akses Warga, Pemkab Sumedang Gelar Gebyar Layanan Publik di Citimun

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Disambut Hangat Ratusan Warga, Incumbent Cucun Alfian Siap Tuntaskan Pembangunan Desa Ujungjaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kampanye Hari Pertama Kades Nanjungwangi: Dadi Supriyadi Usung Visi “RAMAH”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Mengisi Kekosongan Dusun 2, Supriyatman Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD PAW Desa Marongge

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Bupati Dony Ahmad Munir Tekankan Gelar UNSAP Adalah Awal Pengabdian Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Kepercayaan Pusat Meningkat, Fasilitas Elit MAN IC Ujungjaya Mulai Dibangun

Berita Terbaru