Menag: Tingkat Kerukunan Umat Beragama Indonesia di 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

- Pewarta

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA  — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa tingkat kerukunan antarumat beragama di Indonesia saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah.

Pernyataan tersebut disampaikan Nasaruddin dalam sambutannya pada acara puncak Imlek Festival 2577 yang bertajuk Harmoni Imlek Nusantara di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2).

“Tahun 2025 tercatat dalam indeks bahwa tingkat kerukunan (umat beragama) Indonesia sepanjang sejarah bangsa mencapai puncaknya,” katanya.

Menurutnya, capaian tersebut terasa semakin bermakna karena perayaan Imlek tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan.

“Lentera-lentera merah Imlek yang bercahaya, parade budaya, pasar UKM, serta berbagai pertunjukan akulturasi yang kita saksikan hari ini menjadi simbol indah bagaimana dua tradisi besar ini, Imlek dan Ramadan, dapat saling melengkapi dalam semangat kebersamaan. Di Indonesia yang kita cintai ini, Imlek telah menjadi bagian daripada kekayaan budaya dan bangsa,” ucap Nasaruddin.

Ia pun menekankan bahwa keberagaman bukan lah faktor pemisah, melainkan kekuatan yang mempersatukan bangsa. Festival yang diselenggarakan oleh pemerintah ini merupakan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam merawat harmoni sosial dan memperkuat persaudaraan antarwarga.

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perayaan Imlek sebagai momentum refleksi nilai-nilai kebajikan, rasa syukur, serta harapan akan masa depan yang lebih adil dan setara.

“Semoga menjadi momentum untuk semakin memperarat persatuan dan keadilan sosial, sehingga tidak ada lagi kemiskinan dan ketimpangan yang memisahkan kita, serta saling berbagi rezeki,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Nasaruddin mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 kepada masyarakat Tionghoa di seluruh Indonesia. “Semoga cahaya lentera Imlek terus menyala sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan kebahagiaan sekaligus menyatu dengan cahaya iman di bulan Ramadan,” tutupnya. ****

Berita Terkait

Kronologi Petugas Pembersih Kaca di Surabaya Meninggal Dunia, Tersangkut Tali dan Menggelantung di Gondola
Sambut Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Di Balik Polemik Awardee LPDP, Helmy Yahya Justru Cemaskan Fenomena Brain Drain yang Dinilai Tengah Marak
DPRD Bone Bolango Teken Pakta Integritas, Aliansi Mahasiswa Kawal Penuntasan KKN
Krisis Air Bersih di Desa Sulum Aceh Tamiang, Relawan Ini Ungkap Air Keruh untuk Mandi dan Memasak
Pendaki Gunung Ijen yang Sempat Hilang, Ditemukan dalam Kondisi Selamat di Pencarian Hari ke-2
Suami di Grobogan Jawa Tengah Nekad Membelah Rumah Setelah Tahu Istrinya Selingkuh

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

Kronologi Petugas Pembersih Kaca di Surabaya Meninggal Dunia, Tersangkut Tali dan Menggelantung di Gondola

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:47 WIB

Menag: Tingkat Kerukunan Umat Beragama Indonesia di 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:42 WIB

Sambut Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:03 WIB

Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:18 WIB

Di Balik Polemik Awardee LPDP, Helmy Yahya Justru Cemaskan Fenomena Brain Drain yang Dinilai Tengah Marak

Berita Terbaru