Menusuk Dari Sekolah Terpencil Untuk Membuka Ruang Inovatif di Sekolah Besar : Deni Kurniawan, Kasek SMPN 2 Rancakalong

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Seorang Wakasek menerima kedatangan para jurnalis dengan bersahabat. Di kalangan para jurnalis, wakasek ini lebih dianggap sosok penting ketimbang kaseknya. Berkat Wakasek ini, sekolah menjadi harum karena publikasi-publikasi positifnya di berbagai media.

Wakasek tadi tiada lain Deni Kurniawan yang kala itu masih menjadi Wakasek Kehumasan di SMP Negeri 3 Jatinangor. Sekarang, sosok Wakasek sahabat para jurnalis ini telah menjelma menjadi Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rancakalong.

Penempatan pertama selaku kepala sekolah, di SMP Negeri 4 Pamulihan. Sebuah sekolah yang tergolong terpencil di Desa Cinanggerang, berhimpitan dengan areal perkebunan milik negara yang terus menjadi bahan polemik.

Di sekolah itu Deny mulai menata lingkungan sekolah dan lebih memberdayakan kebersamaan diantara guru, TU dan lainnya sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang cukup kental. Mereka akhirnya bersatu untuk membangun sistem pendidikan yang tidak kalah dengan sekolah di kota

Termasuk dalam hal dokumentasi dan publikasi. Kepala sekolah satu ini telah meninggalkan jejak-jejak digital baik dokumentasi maupun publikasi yang bisa diakses oleh masyarakat. Tak heran, dalam tiga tahun terakhir, traffik pengunjung jejak-jejak publikasi digital SMPN 4 Pamulihan mencapai jumlah signifikan.

Belum setahun menjadi Kepala SMP Negeri 2 Rancakalong, Deny telah memberikan denyut-denyut perubahan yang seperti biasanya ia memulai dengan menjalin kekompakan para guru. Dari modal itu ia bisa berinovasi untuk kemajuan sekolah.

Deny berani berinovasi dengan menciptakan hal-hal baru yang sejalan dengan program Disdik. Dalam mensikapi sekolah ramah lingkungan, Deny mencoba hal lain dengan membuat wahana untuk pelestarian ekosistem darat, diantaranya melalui aviary.

Termasuk, pemanpaatan limbah sampah plastik. Deny mencoba mengkolaborasikan potensi lingkungan dan kearifan lokal untuk menciptakan produk dengan dimensi kekinian. Dan, tampaknya masih banyak konsep-konsep inovatis yang belum ia tularkan untuk kemajuan SMP Nedura. ( Tatang Tarmedi ) ***

Berita Terkait

Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya
Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang
Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian
Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga
Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang
Proyek Hotmik Jalan Blok Gadog Karanglayung Mangkrak, Warga Pertanyakan Kinerja Kontraktor
Menyingkap Misteri Cadas Pangeran: Jalan ‘Datar’ yang Ternyata Mendaki Tajam
Setelah Tahun Lalu Sekolah-sekolah di Jabar “Sepi” Pungutan, Akhir Tahun Ajaran Ini Kembali Marak

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:04 WIB

Inisiatif Siswa, Acara Pelepasan SMPN 1 Jatinangor Berlangsung Khidmat Tanpa Pungutan Biaya

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:18 WIB

Optimalkan Potensi Agraris, UPTD Pertanian Wilayah Tomo Terus Kawal Ketahanan Pangan Sumedang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WIB

Menepis Penat di Curug Kacapi: Permata Tersembunyi di Jalur Sumedang-Subang yang Memeluk Kedamaian

Senin, 8 Juni 2026 - 10:19 WIB

Purnatugas dengan Manis: Kades Margajaya Rampungkan Pengaspalan Jalan, Siap Lanjutkan Penguatan Ekonomi Warga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:41 WIB

Sinergi Pemerintahan Digital, Estonia Puji Efektivitas Inovasi Publik Kabupaten Sumedang

Berita Terbaru