Sambut Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura

- Pewarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah mempercepat perbaikan jalan rusak dan berlubang di sejumlah titik strategis.

Langkah ini dilakukan demi memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lebih aman dan nyaman.

Salah satu fokus utama adalah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang setiap tahun menjadi urat nadi pergerakan pemudik.

Kementerian PU menegaskan, pekerjaan ini merupakan bagian dari persiapan jalur Lebaran 2026 dengan target ambisius H-10 “Zero Potholes” atau bebas lubang.

Target itu bukan tanpa alasan. Volume kendaraan di Pantura diperkirakan kembali melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Karena itu, pemerintah ingin memastikan kondisi jalan sudah dalam keadaan prima sebelum puncak arus mudik terjadi.

Di jalr pantura, perbaikan di Jembatan Cilamaya di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menjadi simpul krusial lalu lintas kendaraan berat maupun kendaraan pribadi.

“Kami telah melakukan pekerjaan penanganan jalan dan jembatan di ruas Karawang, Cikampek, Pamanukan, di Jembatan Cilamaya,

tepatnya di KM 107,” kata salah satu petugas Kementerian PU di lapangan dalam laporannya, Kamis (26/2).

Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan nasional, Kementerian PU telah melaksanakan perbaikan badan jalan di atas Jembatan Cilamaya dengan metode scraping dan pelapisan ulang menggunakan aspal AC-WC PG 70.

Material ini dirancang khusus untuk jalan raya dengan beban lalu lintas berat, termasuk jalan tol dan kawasan dengan iklim panas ekstrem seperti di Indonesia.

Tahap scraping dilakukan dengan mengupas lapisan aspal lama yang kualitasnya telah menurun. Kemudian dilapisi ulang (overlay) menggunakan AC-WC PG 70 sebagai lapis aus.

Metode ini menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, lebih kuat, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat dilalui kendaraan.

“Pekerjaan ini dilakukan dalam kurang waktu satu hari bisa tereselesaikan,” tambah petugas PU itu.

Upaya perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik.****

Berita Terkait

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan
Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta
PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional
DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan, 21 Orang Diamankan Jelang Aksi BEM UI di Bundaran HI
IRI Indonesia dan Pemprov Papua Barat Satukan Iman, Adat, dan Kebijakan untuk Selamatkan Hutan Papua
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT: Peringatan Tsunami Dikeluarkan, 2 Meninggal di Sikka

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 03:39 WIB

IRI Indonesia Serukan Empat Poin dan Prihatin Atas Berulangnya Kebakaran Hutan

Selasa, 8 September 2026 - 17:47 WIB

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Karir Anak, Johan Nekad Jalan Kaki Pemalang – Jakarta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

PWI Yogyakarta  Usulkan Almarhum Udin Wartawan Bernas Sebagai Pahlawan Nasional

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:17 WIB

DJBC Banten Memusnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal  serta Ribuan Liter Minol

Berita Terbaru