Kronologi Petugas Pembersih Kaca di Surabaya Meninggal Dunia, Tersangkut Tali dan Menggelantung di Gondola

- Pewarta

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Surabaya pada Senin, 2 Maret 2026. Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, satu petugas pembersih kaca apartemen di kawasan Pakuwon Indah, Surabaya menjadi korban.

Dalam unggahan Command Center 112 Surabaya, sekitar pukul 14.23 WIB mendapat laporan masuk tentang petugas pembersih kaca yang tersangkut saat sedang bekerja di lantai 26 apartemen.

Video berdurasi 27 detik itu menunjukkan gondola yang terombang-ambing karena angin kencang saat hujan deras turun. Selain itu, terlihat juga salah satu petugas yang tersangkut tali gondola dan beberapa kali terlihat membentur ke dinding apartemen.

Kabid Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut membuat satu orang meninggal dunia.

Bersama dengan aparat kepolisian, evakuasi dan proses identifikasi langsung dilakukan kepada korban meninggal dunia. Sementara untuk korban selamat, menurut Rokhim dibawa ke RS William Booth Surabaya.

“Yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit, Alhamdulillah kondisi masih sadar,” kata Rokhim. Menilik dari kolom komentar, tak sedikit warganet yang mengungkapkan bahwa cuaca pada waktu tersebut berubah dengan cepat.

Beberapa kesaksian warganet mengenai cuaca hari ini di Surabaya seperti, “Anginnya mendadak, pas kejadian itu saya keluar rumah juga biasa tapi di tengah jalan anginnya langsung kencang,” tulis akun @and*******r

“Ini cuacanya berubah cukup cepat, tadi di jalan masih mendung tipis dan ada matahari. Nggak sampai 10 menit angin kencang dan mendung gelap banget langsung hujan deras,” tulis akun @alh*******t

Ia juga menambahkan bahwa perubahan cuaca yang cepat itu membuatnya tak sempat memakai jas hujan dan membuatnya basah. “Anginnya memang ngeri banget tadi, semoga semuanya baik-baik saja,” tulis akun @cat*********2
***

Berita Terkait

AI Jembatan Sunyi Menuju Era Emas Industri Migas
Penumpang LRT Sumatera Selatan Mencapai 213 Ribu Orang saat Libur Lebaran
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Dalam Kondisi Kuat Tembus 4 Juta Ton
Pria di Batam Bunuh Mantan Pasangan Sesama Jenis, Polisi Sebut Pelaku Sempat Buntuti Korban
Menag: Tingkat Kerukunan Umat Beragama Indonesia di 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah
Sambut Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Di Balik Polemik Awardee LPDP, Helmy Yahya Justru Cemaskan Fenomena Brain Drain yang Dinilai Tengah Marak

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 15:53 WIB

AI Jembatan Sunyi Menuju Era Emas Industri Migas

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:19 WIB

Penumpang LRT Sumatera Selatan Mencapai 213 Ribu Orang saat Libur Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:13 WIB

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Dalam Kondisi Kuat Tembus 4 Juta Ton

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:58 WIB

Pria di Batam Bunuh Mantan Pasangan Sesama Jenis, Polisi Sebut Pelaku Sempat Buntuti Korban

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

Kronologi Petugas Pembersih Kaca di Surabaya Meninggal Dunia, Tersangkut Tali dan Menggelantung di Gondola

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB