Menembus Kabut Menemukan ‘Surga Tersembunyi’ Rp15 Ribu di Kampung Cecenet

- Pewarta

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN SUMEDANG  – Bagi para pemburu ketenangan, deru mesin kota seringkali menjadi musuh utama yang harus dihindari saat akhir pekan tiba.

Jika Anda sedang mencari pelarian yang memanjakan mata sekaligus ramah di kantong, cobalah mengarahkan kompas perjalanan Anda ke kawasan perbukitan Sumedang.

Di sana, tersembunyi sebuah destinasi yang menawarkan harmoni sempurna antara petualangan alam dan ketenangan pedesaan: Wisata Kampung Cecenet.

Berlokasi di Jl. Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, destinasi ini perlahan mulai mencuri perhatian para pelancong regional yang mendambakan udara murni khas pegunungan.

Pesona Lanskap Hijau di Balik Bukit

Perjalanan menuju Kampung Cecenet menyuguhkan sensasi petualangan tersendiri. Jalanan yang meliuk di antara vegetasi hijau khas dataran tinggi Sumedang seolah menjadi intro yang pas sebelum disambut  hamparan pemandangan alam mempesona.

Begitu menginjakkan kaki di Kampung Cecenet, hawa sejuk langsung menyergap, menggantikan udara panas perkotaan. Di sejauh mata memandang, lekukan bukit-bukit hijau berdiri megah, seringkali dibalut kabut tipis yang turun perlahan pada sore hari.

Bagi pencinta fotografi alam, tempat ini menyediakan berbagai spot estetis yang menyatu dengan lanskap sekitar, menjadikannya latar belakang sempurna untuk mengabadikan momen petualangan Anda.

Wisata Inklusif: Menolak Mahal demi Kebahagiaan Keluarga

Di tengah tren wisata alam modern yang kian mahal, Kampung Cecenet justru mendobrak pasar dengan menawarkan konsep wisata yang sangat inklusif. Kebijakan harga tiket masuk (HTM) yang diterapkan terbilang sangat berani dan ekonomis.

Kategori Pengunjung Harga Tiket Masuk (HTM)
Dewasa Rp15.000
Anak-anak Rp10.000

“Kami ingin wisata ini bisa dinikmati oleh semua kalangan. Murah tapi berkesan. Prinsipnya, bagaimana caranya agar sebuah keluarga bisa piknik dan bahagia bersama tanpa harus terbebani oleh biaya yang besar,” ungkap H. Ucup, pemilik sekaligus pengelola Wisata Kampung Cecenet.

Petualangan Rasa: Kuliner Khas di Tengah Alam

Sebuah petualangan tentu belum lengkap tanpa eksplorasi rasa. Selain keindahan visualnya, Kampung Cecenet memanjakan para petualang lewat suguhan kuliner khas pedesaan.

Sensasi menyantap hidangan hangat tradisional di saung-saung kayu, ditemani embusan angin pegunungan dan pemandangan hijau yang membentang luas, memberikan pengalaman sensorik yang jarang ditemukan di tempat lain.

Ini adalah bentuk healing yang sesungguhnya—saat alam dan rasa berkolaborasi memulihkan energi yang terkuras.

Catatan Perjalanan & Informasi Rute

Bagi Anda yang siap mengepak ransel akhir pekan ini, berikut detail informasi yang perlu Anda ketahui:

  • Lokasi: Jl. Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

  • Akses: Dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan rute menuju kawasan Tanjungsari yang terkenal asri.

  • Aktivitas Terbaik: Refreshing, fotografi alam, wisata kuliner tradisional, dan berkumpul bersama keluarga.

Sebagai penutup, H. Ucup menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pelancong yang telah sudi melangkahkan kaki ke tanah Cecenet.

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung yang sudah menyempatkan datang ke Wisata Kampung Cecenet. Kami tunggu kedatangannya lagi. Bawa keluarga, bawa teman, mari nikmati sejuknya Kampung Cecenet bersama,” pungkasnya hangat.

Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan kendaraan Anda, dan rasakan sendiri keajaiban murah meriah di balik bukit Tanjungsari.

Laporan: Dody / Nsh

Editor: Redaksi Harian Sumedang

Berita Terkait

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang
13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026
Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas
Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum
Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD
Wabup Fajar Tekankan Sekolah Ramah Lingkungan: Mulai dari Kelas hingga Pilah Sampah
Tukang Becak Sumedang Ikuti Pelatihan Becak Listrik, Bupati Dony: Pelayanan Harus Ramah dan Someah
Peringati HUT ke-65 Pramuka, Kwarran Tomo Gelar Jambore Ranting 2026 di Buper Darmawangi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:46 WIB

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 September 2026 - 11:26 WIB

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:31 WIB

Kepala Sekolah SD Negeri Cimirun Wado Pimpin Pembenahan Fasilitas dan Perbaikan Ruang Kelas

Kamis, 10 September 2026 - 21:56 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Harus Dijaga Bila Dijual Ada Sanksi Hukum

Rabu, 9 September 2026 - 18:41 WIB

Rapat paripurna DPRD kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan APBD

Berita Terbaru

Info Sumedang

Bupati H. Dony Ahmad Munir Kupas Makna Simbolis Olah Raga Paralayang

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:46 WIB

Info Sumedang

13 Negara Akan Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:26 WIB