Muslim Uighur Xinjiang dipaksa Bekerja Agar Mereka Tidak Melakukan Ibadah Puasa ?

- Pewarta

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak berwenang di Tiongkok telah melarang puasa selama bulan suci dengan kedok memberantas ekstremisme agama ( Foto : alzazeera.com )

Pihak berwenang di Tiongkok telah melarang puasa selama bulan suci dengan kedok memberantas ekstremisme agama ( Foto : alzazeera.com )

HARIANSUMEDANG.COM – Video beredar di media sosial minggu lalu, warga Muslim Uighur secara massal di kerjapaksakan selama bulan Ramadan.

Mereka tampak bekerja keras di ladang, sementara yang lainnya melakukan pekerjaan bersih-bersih.

Disinyalir, pihak berwenang China di Xinjiang melakukan itu untuk mencegah mereka berpuasa dan berdoa pada bulan suci Islam ini.

Langkah tersebut merupakan salah satu bentuk penganiayaan sistematis bagi sekitar 12 juta warga Uighur yang sebagian besar beragama Islam di Xinjiang.

Pihak berwenang di Tiongkok telah melarang puasa selama bulan suci dengan kedok memberantas ekstremisme agama

Mereka juga melarang warga Uighur berkumpul di masjid untuk salat Jumat dan merayakan hari besar Islam lainnya.

Sebuah video yang diunggah di Douyin, TikTok versi Mandarin, menunjukkan penduduk Hotan bekerja keras di ladang pertanian pada hari kedua Ramadan.

Informasi lain dari video yang diunggah pada hari ketujuh Ramadan menunjukkan bahwa penghuni semua rumah tangga Uighur harus melakukan pekerjaan.

Umat ​​Islam dianjurkan untuk berpuasa antara fajar dan senja selama bulan Ramadan, yang tahun ini berlangsung dari 28 Februari hingga 29 Maret.

Di sebagian besar negara, umat Muslim dapat melakukannya dengan bebas. Namun di Tiongkok, beda lagi, ihak berwenang telah melarang puasa selama bulan suci

Mereka juga melarang warga Uighur berkumpul di masjid untuk salat Jumat dan merayakan hari besar Islam lainnya.

Seorang polisi di kantor polisi daerah mengatakan kepada RFA bahwa sejumlah warga tidak senang karena dipaksa bekerja selama bulan Ramadan.

Tetapi. nereka mencoba membela tindakan tersebut, dengan mengatakan bahwa pekerjaan itu bermanfaat bagi mereka.

“Mereka berharap pemerintah setempat mengurangi waktu kerja paksa mereka dan mengizinkan mereka mengerjakan pekerjaan rumah tangga,” katanya.

Seorang anggota staf komite lingkungan di daerah Onsu mengatakan warga Uighur telah bekerja tanpa dibayar sejak awal Ramadan. (Tang/ RFA) ***

Berita Terkait

UNIK MENARIK: Dari Bebek Maskot Piala Dunia Hingga Fosil yang Terlupakan di Laci Kantor
Mengintip Makanan Bergizi Gratis di Berbagai Negara Termasuk Apa Saja Menunya
Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris
Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon
Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia
Dialog Kenegaraan Presiden Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
Pelatih Valencia CF dan Tiga Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Indonesia
Katerina Lisina Wanita Berkaki Paling Panjang di Dunia Pada Usia 16 Tahun Tinggi Badannya 198 Cm

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:32 WIB

UNIK MENARIK: Dari Bebek Maskot Piala Dunia Hingga Fosil yang Terlupakan di Laci Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:43 WIB

Mengintip Makanan Bergizi Gratis di Berbagai Negara Termasuk Apa Saja Menunya

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47 WIB

Mempererat Kekeluargaan, Meneguhkan Perdamaian: Catatan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemerintah Indonesia Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Personel TNI Penjaga Perdamaian di Lebanon

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:31 WIB

Kementerian Luar Negeri: 32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Sebagian Kini Sudah Tiba di Indonesia

Berita Terbaru

Kecamatan Pamulihan sukses memimpin perolehan prestasi dengan total nilai 35.

Info Sumedang

Pamulihan Sabet Juara Umum MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang 2026

Kamis, 9 Jul 2026 - 17:41 WIB