SPORT – Pemain-pemain berlabel bintang dengan harga fantastis untuk ukuran Indonesia didatangkan oleh Persib Bandung, namun hingga pekan ke 7 Liga Indonesia bergulir, Maung Bandung masih berada di urutan ke 6 klasemen sementara.
Tingginya harga pasar pemain sudah pasti berhubungan dengan kwalitas pemain itu sendiri. Ketika Persib menggelontorkan belanja pemain paling besar, itu artinya harga pasar tiap pemainnya tinggi dan pastinya kwalitas individu pemainnya juga di atas rata-rata.
Nilai pasar (market value) Persib Bandung pada September 2025 adalah sekitar Rp142,6 miliar setelah kedatangan pemain baru seperti Thom Haye, Federico Barba, Eliano Reijnders, dan Andrew Jung. Angka ini menjadikan Persib sebagai klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League untuk musim 2025-2026.
Permainan-permainan Persib hingga pekan ke lima Liga Super bergulir dan ACL melawan Lion City Sailors, tampaknya belum mencerminkan kerja tim yang solid. Terutama pemain-pemain asing yang baru, masih banyak bermain individual.
Padahal, tim tangguh itu dibentuk oleh individu-individu pemainnya yang unggul dan bisa bekerja kolektif serta etos kerja yang ngotot untuk menang. Untuk Persib, pemain-pemainnya telah unggul, namun belum bisa kerja kolektif dan kurangnya etos kerja individunya.
Sebenarnya, Persib telah memiliki tim tangguh, hingga bisa back to back juara, tinggal mengisi bolong-bolong di lini mana untuk mendatangkan pemain anyar mengisi kebolongan radi, sebenarnya ini kunci dominasi tim-tim tangguh di Eropa yang langganan juara.
Dan satu hal penting, pelatih Bojan Hodak harus menanamkan filosofis kejam kepada pemain ‘ hajar habis selagi masih bisa’ , jangan puas dengan kemenangan tipis lantas bertahan hingga akhirnya kebobolan lagi.
Melawan Lion City Sailors kemarin, di babak pertama persib menguasai penguasaan bola hingga Lion tidak bisa mengembangkan permainan, namun setelah unggul satu gol, Persib malah jadi bertahan. Ini strategi yang kurang pas ketika Persib telah menguasai lawan, ya akhirnya bisa disamakan skornya. *** Tatang Tarmedi








