Pemdes Cipeuteuy Budidayakan Tanaman Berbuah Tahunan di Kawasan Golempang

- Pewarta

Selasa, 7 Mei 2024 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdes Cipeuteuy Kecamatan Darmaraja mengungkapkan peogram ketahanan pangan 2024 (Dok.Hariansumedang.vom / Tatang Tarmedi)

Sekdes Cipeuteuy Kecamatan Darmaraja mengungkapkan peogram ketahanan pangan 2024 (Dok.Hariansumedang.vom / Tatang Tarmedi)

HARIANSUMEDANG.COM — Ketika Dana Desa (DD) pada suatu ketika tidak digulirkan lagi, desa harus memiliki penghasilan dari program – program jangka panjang yang telah jauh-jauh hari direalisasikan.

Hal tadi, menjadi  salah satu bentuk pemikiran Pemdes Cipeuteuy Kecamatan Darmaraja  sebagaimana diungkapkan Sekdes Ardriansyah kepada Hariansumedang.com, Senin (6-5-2024).

Menurutnya, salah satu potensi Desa Cipeuteuy adalah kawasan Golempang yang sedang proses menuju kawasan wisata, Pemdes Cipeuteuy berupaya agar  Golempang menjelma menjadi agrowisata.

Upaya ke arah itu, kata Sekdes, sedang dan akan dilaksanakan dengan memanfaatkan program ketahanan pangan  dan nabati pada Dana Desa setiap tahunnya.

Tahap awal, pemanfaatan DD Tahap 1 Tahun 2024  khususnya program ketahanan pangan, digunakan untuk membeli bibit tanaman berbuah tahunan, seperti durian, mangga, alpukat dan lainnya lagi.

” Bibit-bibitan itu akan ditanam di wilayah Golempang, kita punya lahan  pangangonan di sana hampir 25 hektare, bertahap akan ditanami dengan tanaman berbuah tahunan, ” ungkap Sekdes Ardiansyah.

Diharapkan, kata Sekdes, ketika DD pada suatu ketika tidak digulirkan lagi, desa akan memiliki penghasilan dan berkelanjutan, ‘ Makanya, kita pilih bukan tanaman musiman, tapi tanaman tahunan, ‘ ujarnya.

Program ketahanan pangan lainnya, terang Sekdes lagi, bidang peternakan domba dengan melibatkan kelompok ternak, untuk tahun ini kegiliran Kelompok Ternak di Cicadas yang dapat bantuan.

Di akhir perbincangannya, Sekdes Ardriansyah merinci kegiatan fisik infrastruktur yang telah direalisasikan sebagai penerapan DD Tahap 1 Tahun Anggaran 2024.

Pengerasan jalan di Dusun Kebonjambe sepanjang 350 meter dengan nilai anggaran Rp. 100 juta. Lainnya, Pembangunan secara bertahap GOR di Dusun Kebonjambe dengan nilai Rp.340 juta.

(Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data
Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026
Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor
Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak
H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang
Pemerintah Desa Raharja Bantah Isu Penyelewengan Dana BUMDes Sektor Peternakan
Sumedang Akselerasi Digitalisasi Transaksi hingga Tingkat Desa Melalui HLM TP2DD 2026
MPLS SMAN Jatinunggal Hari Pertama, Harmoni Tradisi Sunda Sambut Ratusan Siswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:15 WIB

37 ASN Sumedang Resmi Diangkat Jadi Pejabat Fungsional, Wabup Tekankan Pelayanan Publik Berbasis Data

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:26 WIB

Pemdes Padaasih Tuntaskan Rehab 3 Rumah Rutilahu dari Dana Desa 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Desa Cipacing Diprioritaskan Jadi Percontohan Desa Siaga Tuberkulosis di Jatinangor

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:48 WIB

Tiga Desa di Kecamatan Ujungjaya Akan Gelar Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53 WIB

H. Ecek Karyana, “Si Pisau Lipat Serbaguna” dari Sumedang

Berita Terbaru