Persima Majalengka Ubah Strategi Pemanduan Bakat, Dorong Sinergi Pengusaha Lokal untuk Pendanaan

- Pewarta

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSSI Majalengka menggelar Piala Suratin Piala Soeratin ( Majalengka Premier League ) untuk kelompok U-13 dan U-15 yang diikuti 11 klub  di  lapangan sepak bola Pakuwom Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Majalengka ( Dok. Hariansumedang.com / Abdul Haris Nasution )

PSSI Majalengka menggelar Piala Suratin Piala Soeratin ( Majalengka Premier League ) untuk kelompok U-13 dan U-15 yang diikuti 11 klub di lapangan sepak bola Pakuwom Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Majalengka ( Dok. Hariansumedang.com / Abdul Haris Nasution )

MAJALENGKA — Persatuan Sepak Bola Indonesia  Majalengka (Persima) resmi menerapkan pendekatan baru dalam menjaring dan membina bibit-bibit unggul pesepak bola daerah. Ketua Persima, H. Didin Rolani, S.H., menegaskan bahwa fokus utama pemanduan bakat saat ini dialihkan melalui pemantauan langsung (scouting) pada berbagai turnamen lokal di Kabupaten Majalengka. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penyempurnaan dari sistem seleksi tahunan konvensional yang dinilai kurang optimal.

Turnamen Lokal Jadi Kawah Candradimuka

H. Didin Rolani menyambut positif kehadiran kompetisi lokal, seperti Majalengka Premier League, yang dinilai efektif untuk memantau performa pemain secara nyata di lapangan. Melalui metode ini, tim pemandu bakat dapat menilai aspek kesiapan pemain secara lebih komprehensif.

Manajemen Persima memetakan beberapa keunggulan dari strategi berbasis turnamen ini, di antaranya:

  • Penilaian Komprehensif: Tim pelatih dapat mengukur langsung kualitas fisik, keterampilan, mentalitas, serta kemampuan teknis pemain dalam situasi pertandingan kompetitif.

  • Jalur Rekrutmen Otomatis: Pemain muda yang menunjukkan performa menonjol akan langsung diproyeksikan masuk ke dalam skuad inti Persima.

  • Proyeksi Kompetisi Resmi: Pemain yang lolos pemantauan disiapkan untuk memperkuat tim dalam ajang resmi, seperti Piala Soeratin kelompok umur U-13, U-15, dan U-17.

Jadwal Pembinaan dan Agenda Kompetisi

Persima juga telah menyusun jadwal pembinaan terstruktur bagi talenta yang berhasil direkrut. Untuk kelompok usia U-17, program pembinaan intensif dijadwalkan mulai berjalan pada September mendatang, di mana seleksi skuadnya telah dirampungkan sejak empat bulan lalu.

Sementara itu, dalam agenda terdekat pada bulan Juli, para pemain terpilih akan dikirim untuk mewakili daerah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) antar-kabupaten se-Jawa Barat.

Tantangan Finansial dan Krisis Sponsor Swasta

Meski fondasi pembinaan berjenjang dari Sekolah Sepak Bola (SSB) hingga tingkat kabupaten telah terbentuk, Persima masih membentur tembok besar di sektor finansial. Didin mengungkapkan keresahannya terkait minimnya partisipasi sektor swasta dalam mendukung kemajuan sepak bola di Majalengka.

“Persima sangat membutuhkan dukungan pendanaan atau sponsor dari para pengusaha dan industri yang beroperasi di wilayah Majalengka agar klub ini bisa terus berkembang,” ujar Didin.

Saat ini, banyak industri di Majalengka yang dinilai masih enggan mengucurkan dana investasi maupun dana Corporate Social Responsibility (CSR). Keengganan tersebut disinyalir karena pihak swasta menganggap Persima belum menorehkan prestasi yang gemilang.

Sebagai bentuk kompensasi, manajemen Persima menjanjikan timbal balik promosi yang menguntungkan bagi para investor. Pihak klub siap mencantumkan logo perusahaan sponsor di jersey pemain, khususnya saat tim berhasil menembus kasta kompetisi yang lebih tinggi seperti Liga 3 atau Liga 2.

Keterbatasan Alokasi Dana Pemerintah Daerah

Di sisi lain, dukungan dari pemerintah daerah sejauh ini masih bersifat stimulan operasional dasar. Bantuan anggaran dari pemerintah daerah disalurkan setiap tahunnya melalui Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI. Namun, nominal dana tersebut diakui masih sangat terbatas.

Suntikan dana tahunan tersebut umumnya hanya mencukupi untuk membiayai kebutuhan mendasar, seperti agenda seleksi dan latihan rutin pemain.

Melalui perombakan strategi pemanduan bakat serta dorongan sinergi yang kuat antara manajemen, pemerintah daerah, dan pengusaha lokal, Persima optimistis dapat segera mengangkat prestasi sepak bola Majalengka ke tingkat yang lebih membanggakan di kancah nasional. (Abdul Haris) ***

Berita Terkait

Sumedang Utara Raih Gelar Juara Piala Dony Yoshua U-21 2026 dan Bawa Pulang Rp50 Juta
Dari Hero Manila ke “Demam Panggung”: Kapan Peralta Kembali ke Performa Aslinya?
Analisis El Clasico Persija VS Persib Beban Mental dan Keputusan Taktis Jadi Bumerang  bagi Persib
Larangan Suporter Tamu: Merawat Ketakutan atau Mendidik Kedewasaan?
Dua Bintang Kembar dari SMPN 1 Jatinangor: Mengukir Prestasi di Bidang Renang, Menatap Asa Nasional 
Mengejar Asa di Lapangan Hijau: Misi Skuad Muda Persima Majalengka Menembus Segi Empat Terbaik Jawa Barat
Sensasi Nobar ‘Mewah’ Berudara Segar: Garasi Persib Baginda Sumedang Siap Sambut Wa Haji Umuh
Alya Putri Nur Batrisya, Atlet Muda SMPN 1 Jatinangor Sabet Juara 1 Kejurda Aquathlon Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Sumedang Utara Raih Gelar Juara Piala Dony Yoshua U-21 2026 dan Bawa Pulang Rp50 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 05:54 WIB

Dari Hero Manila ke “Demam Panggung”: Kapan Peralta Kembali ke Performa Aslinya?

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WIB

Analisis El Clasico Persija VS Persib Beban Mental dan Keputusan Taktis Jadi Bumerang  bagi Persib

Minggu, 6 September 2026 - 13:52 WIB

Larangan Suporter Tamu: Merawat Ketakutan atau Mendidik Kedewasaan?

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Dua Bintang Kembar dari SMPN 1 Jatinangor: Mengukir Prestasi di Bidang Renang, Menatap Asa Nasional 

Berita Terbaru