Setiap ASN dan Pegawai BUMD di Kabupaten Subang Harus memiliki satu lansia binaan ?

- Pewarta

Senin, 14 April 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap ASN dan pegawai BUMD di Kabupaten Subang untuk memiliki satu lansia binaan. ( Sumber : Subang.go.id )

Setiap ASN dan pegawai BUMD di Kabupaten Subang untuk memiliki satu lansia binaan. ( Sumber : Subang.go.id )

HARIANSUMEDANG.COM – Bupati Subang H. Reynaldy Putra Andita BR, S.IP. meluncurkan Gerakan Ngabret Nyaah Ka Indung Jumat (11/04), di Kantor Desa Ciater.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekda, para Asisten Daerah, Kepala BP4D, Kepala DP2KBP3A, Kabag Kesra, Camat Ciater, perwakilan TP2KB, DPRD, BUMD, dan perwakilan OPD lainnya.

Sementara itu, para Kepala UPTD, Kepala Desa, dan seluruh Camat se-Kabupaten Subang mengikuti acara tersebut secara virtual.

Asisten Daerah I, Rahmat Effendi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Gerakan Nyaah Ka Indung yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program yang dijadwalkan mulai berjalan pada akhir April 2025 ini mewajibkan setiap ASN dan pegawai BUMD di Kabupaten Subang untuk memiliki satu lansia binaan.

Sasaran dari program ini adalah lansia berusia 60 tahun ke atas, khususnya kaum ibu yang hidup dalam keterbatasan dan memerlukan perhatian, perlindungan, serta penghormatan yang layak.

Dalam sambutannya, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyatakan bahwa dirinya memiliki pandangan yang sejalan dengan Gubernur Jawa Barat terkait pentingnya kepedulian terhadap lansia.

“Program ini merupakan suatu bentuk kepekaan bagi para ASN yang telah mengabdikan dirinya, untuk lebih peka terhadap kondisi para lansia,” tegasnya.

Kang Rey juga menyampaikan bahwa Ngabret Nyaah Ka Indung akan dijadikan salah satu tolak ukur kinerja ASN di Kabupaten Subang.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa program ini tidak hanya berlaku bagi ASN, namun juga diwajibkan bagi pegawai BUMD sebagai bentuk ikhtiar bersama membangun hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para lansia.

Menutup sambutannya, Kang Rey menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Subang untuk memastikan tidak ada lagi lansia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

“Saya tidak ingin lagi mendengar ada lansia yang rumahnya hancur, sulit berobat, atau menjalani usia senja dengan beban berat,” tegasnya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL
Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus
Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik
Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
Kebakaran Gunung Geulis Terjadi di Wilayah Ini, Bukan Sumedang tapi Ladang Warga Sampai Ludes
Dinsos Majalengka Minta Warga Pahami Mekanisme Perubahan Desil Bansos, Penentu Ada di BPS
Sorotan Kampara Institute Terhadap Permasalahan Hukum Ade Sopyan Alias Gepeng
Berdiri Sejak 1989, SLB Bina Karya Buktikan Dedikasi Cetak Ratusan Alumni Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:19 WIB

Diskominfo Majalengka Gercep Kasus Kecelakaan Warga Akibat Kabel Provider Putus Dengan Memanggil APJATEL

Jumat, 4 September 2026 - 18:30 WIB

Pemkab Majalengka Pastikan PPPK Paruh Waktu Tidak Dirumahkan, Pegawai Diminta Tetap Fokus

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Lansia Tukang Becak di Majalengka Mendapat Bantuan Becak Listrik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kebakaran Gunung Geulis Terjadi di Wilayah Ini, Bukan Sumedang tapi Ladang Warga Sampai Ludes

Berita Terbaru

Nasional

Polri Sudah Tetapkan 138 Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:47 WIB