Sumedang Miliki Empat Nama Desa Unik dan dua Nama desa Bermakna Kurang Menguntungkan

- Pewarta

Rabu, 3 April 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang miliki nama-nama desa unik, salah satunya Desa Licin ( Ft.Wikipedia)

Sumedang miliki nama-nama desa unik, salah satunya Desa Licin ( Ft.Wikipedia)

SuHARIANSUMEDANG.COM -Berdasarkan Perda Kabupaten Sumedang No 2 tahun 2012, jumlah desa di Kabupaten Sumedang sebanyak 270 desa dan ditambah dengan 7 kelurahan.

Dari sejumlah itu, ternyata ada 4 desa dengan nama unik, yaitu Desa Sayang, Desa Licin, Desa Boros dan Desa Bongkok, ditambah 2 desa bermakna kurang menguntungkan yaitu Desa Sirnamulya dan Desa Sukasirnarasa.

Desa Sayang, diidentikan dengan kata yang sering diucapkan pada ranah percintaan. Desa Sayang itu sendiri berada di ujung barat Kecamatan Jatinangor berbatasan dengan Kecamatan Cileunyi Kab.Bandung.

Desa Licin, kata Licin berarti gambaran sesuatu yang mengkilap mudah tergelincir. Desa Licin berada di Kecamatan Cimalaka.

Desa Boros, boros itu sendiri bermakna cepat habis. Entah kenapa legendanya, desa di Kecamatan Tanjungkerta itu diberi nama Desa Boros.

Desa Bongkok berada di Kecamatan Paseh, kata Bongkok ditujukan pada fostur tubuh seseorang yang tidak tegak lurus berdiri, melainkan tulang belakangnya melengkung ke depan.

Selain nama-nama desa unik tersebut, ada dua desa bermakna tidak menguntungkan, padahal nama itu ibarat dengan do”a. Nama desa apa saja itu ?

Desa Sirnamulya di Kecamatan Sumedang Utara, padahal kata sirnamulya bisa diambil dari kata sirna dan mulya, sirna artinya hilang, sedangkan mulya berarti kehormatan. Atau, ada makna tersembunyi di balik nama itu.?

Satu lagi, Desa Sukasirnarasa di Kecamatan Rancakalong, bila dilihat dari harfiah katanya, terdiri dari kata Suka Sirna dan Rasa, bisa anda artikan sendiri maknanya. (Tatang Tarmedi) ***

Berita Terkait

Tekan Angka Tuberkulosis, Puskesmas Jatinangor Intensifkan Program Pengawas Menelan Obat (PMO)
Pamulihan Sabet Juara Umum MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang 2026
Gandeng Coca-Cola, Pemkab Sumedang Gelar Pelatihan Manajerial untuk Dongkrak Daya Saing UMKM
Usung Tema Lingkungan, MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang Resmi Dimulai
Sinergi Sukseskan Swasembada Pangan, Bupati Sumedang Serahkan Bantuan Alsintan dan Irigasi Tersier di Kecamatan Tomo
Progres Pembangunan Bendung Cihamerang Capai 10 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun 2027
Progres Capai 87 Persen, Sekolah Rakyat Sumedang Siap Beroperasi September 2026
SMAN 1 Sumedang Catat Lonjakan Prestasi Terbesar di OSK 2026, Melesat ke Peringkat Dua Sekolah Maung Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:56 WIB

Tekan Angka Tuberkulosis, Puskesmas Jatinangor Intensifkan Program Pengawas Menelan Obat (PMO)

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:41 WIB

Pamulihan Sabet Juara Umum MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gandeng Coca-Cola, Pemkab Sumedang Gelar Pelatihan Manajerial untuk Dongkrak Daya Saing UMKM

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:16 WIB

Usung Tema Lingkungan, MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang Resmi Dimulai

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:50 WIB

Sinergi Sukseskan Swasembada Pangan, Bupati Sumedang Serahkan Bantuan Alsintan dan Irigasi Tersier di Kecamatan Tomo

Berita Terbaru

Kecamatan Pamulihan sukses memimpin perolehan prestasi dengan total nilai 35.

Info Sumedang

Pamulihan Sabet Juara Umum MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang 2026

Kamis, 9 Jul 2026 - 17:41 WIB